Eri Djuwono Tetap Optimis Bisa Maju di Pilkada nanti

Cabup/Cawabup Bandung, Eri Djuwono.

PenaKu.ID – Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati (Cabup dan Cawabup) Bandung dari Partai Demokrat, Eri Djuwono, tetap optimis bisa maju di ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nanti, meskipun pihak DPC Demokrat sudah memutuskan hubungan dengan PKS.

Dikatakan Eri, dia saat ini tengah menunggu Rekom atau keputusan dari Pusat, mengenai pencalonannya itu. Dengan demikian, akan ada kejelasan mengenai pencalonannya itu.

“Saya tidak akan terpengaruh dengan keputusan DPC, sebab yang memutuskan maju mundurnya itu adalah DPP,” katanya saat giat di bantaran Citarum, Minggu kemarin (26/7/2020).

Eri yang melupakan pegiat lingkungan juga akuntan keuangan, berharap dalam pengabdiannya nanti bila terpilih nanti bisa mengelola keuangan secara signifikan. Dia menilai manajemen keuangan di Pemkab Bandung belum maksimal, untuk itu harus ada perubahan agar di dalam penempatannya bisa maksimal.

Ditambahkannya, dari tahun ke tahun pasti terjadi Sisa Lebih Pemakaian Anggaran (Silpa) yang harus kembali masuk kas negara. Hal itu menurutnya perlu dianalisa dan dilakukan kajian ulang mengenai jumlah lebih tersebut, apakah memang bersifat efisiensi atau ada hal lainnya sehingga anggaran tersebut tidak terserap.

Selain itu, dalam peningkatan elektabilitasnya, dia lebih memprioritaskan keberadaan lingkungan di wilayah Kabupaten Bandung, seperti Sungai Citarum. Untuk merekontruksi Citarum seperti semula memang sangat sulit dan membutuhkan waktu lama. Tapi dengan adanya upaya kerja sama dengan masyarakat, dia yakin akan bisa mengurangi kekotoran Citarum.

“Menjaga lingkungan berarti mempersiapkan masa depan gemilang bagi anak cucu kita nanti, karena dengan pelestarian lingkungan bisa memperkokoh ketahanan pangan dan menghindari berbagai ancaman bencana yang disebabkan faktor alam,” ujarnya.

Dia sengaja membuat video dokumenter Sungai Citarum sebagai bahan rujukan dan penganalisaan, untuk mengetahui lebih lanjut apa yang akan dikakukan nanti. Itu disebutkan Eri sebagai tugas bersama yang solusinya harus dilakukan secara bersama-sama pula.

“Lebih kita berusaha untuk memperbaiki lingkungan daripada kita berdiam diri dan hanya berbicara tanpa aksi,” tegasnya.



(Al fattah)

Leave a Reply

Your email address will not be published.