Ekonomi

Lo Kheng Hong Lepas Sebagian Saham Grup Salim

×

Lo Kheng Hong Lepas Sebagian Saham Grup Salim

Sebarkan artikel ini
Lo Kheng Hong Lepas Sebagian Saham Grup Salim
Lo Kheng Hong Lepas Sebagian Saham Grup Salim. /Foto: istimewa

PenaKu.ID – Nama investor kawakan Lo Kheng Hong kembali mencuri perhatian pelaku pasar. Pria yang dikenal sebagai penganut strategi value investing itu tercatat melepas sebagian kepemilikan sahamnya di emiten agribisnis afiliasi Grup Salim, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).

Mengacu pada keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, transaksi penjualan dilakukan pada pertengahan April 2026. Dalam aksi tersebut, Lo Kheng Hong menjual sekitar 8,18 juta lembar saham di kisaran harga Rp920 hingga Rp925 per saham. Nilai transaksi ditaksir melampaui Rp7 miliar.

Pasca-transaksi, porsi kepemilikan sahamnya di SIMP menyusut dari 5,03 persen menjadi 4,97 persen. Kendati berkurang, ia masih tercatat sebagai salah satu pemegang saham dengan kepemilikan signifikan di perusahaan tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari realisasi keuntungan. Dalam keterangan resmi, aksi jual disebut terjadi setelah harga saham mengalami kenaikan cukup tajam dalam beberapa waktu terakhir. Strategi tersebut sejalan dengan pendekatan value investing yang selama ini melekat pada gaya investasi Lo Kheng Hong—membeli saham saat dinilai murah dan melepasnya ketika harga telah mencerminkan nilai wajar atau bahkan lebih tinggi.

Keputusan Lo Kheng Hong Merupakan Strategi

Dari sisi kinerja, keputusan ini tergolong menguntungkan. Dengan harga beli rata-rata di kisaran Rp400-an per saham, penjualan di level mendekati Rp920 mencerminkan potensi keuntungan lebih dari 100 persen.

Meski aksi jual oleh investor besar kerap memicu spekulasi di pasar, analis menilai langkah tersebut tidak mencerminkan sentimen negatif terhadap fundamental perusahaan. Sebaliknya, aksi ini dipandang sebagai bentuk disiplin dalam pengelolaan portofolio.

Sebagai bagian dari lini agribisnis Grup Salim, SIMP memiliki keterkaitan dengan jaringan bisnis Indofood. Perusahaan ini bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit beserta produk turunannya.

Dengan demikian, aksi penjualan saham oleh Lo Kheng Hong sebaiknya dipahami secara proporsional. Langkah ini bukan sinyal ke luar sepenuhnya dari investasi, melainkan strategi untuk mengamankan keuntungan di tengah kenaikan harga yang signifikan.** (tds)