PenaKu.ID – Sebuah bus Marita jurusan Cianjur–Kampung Rambutan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Puncak-Cianjur, tepatnya di Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Akibat insiden tersebut, puluhan penumpang mengalami luka-luka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus Marita melaju dari arah Bogor menuju Cianjur. Saat melintasi jalur menurun dan berkelok di kawasan Cugenang, kendaraan diduga mengalami gangguan pengereman.
Sopir bus Marita disebut berupaya mengendalikan kendaraan dengan membanting setir ke arah kiri. Namun, bus kemudian menabrak sebuah truk engkel yang tengah terparkir di bahu jalan sebelum akhirnya terjun ke dalam parit dan terjungkal.
Salah seorang penumpang, Hidayat (55), mengaku telah merasakan adanya kejanggalan pada kondisi bus sejak perjalanan berada di kawasan Ciawi.
“Awalnya sudah tercium bau tidak sedap pas di Ciawi. Kayaknya remnya memang sudah tidak normal,” ujar Hidayat saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (21/5/2026).
Menurut dia, laju bus mulai tidak terkendali ketika memasuki jalan turunan. Tidak lama kemudian terdengar benturan keras saat kendaraan menghantam truk di sisi kiri jalan.
“Pas di turunan bus mulai goyang. Tiba-tiba terdengar benturan keras, ternyata nabrak truk di kiri,” katanya.
Hidayat mengatakan dirinya duduk di bagian tengah bus, sejajar dengan posisi sopir. Ia bersyukur selamat meski mengalami luka ringan akibat kecelakaan tersebut.
Tak Ada Korban Jiwa dalam Kecelakaan Bus Marita
Sementara itu, Kanit Gakkum Polres Cianjur, IPDA Ahmad Priyo Gunawan, mengatakan petugas kepolisian bersama tim evakuasi langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. Para korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Cijedil untuk mendapatkan perawatan medis.
“Untuk sementara korban masih didata. Informasi awal ada sekitar 20 penumpang yang mengalami luka ringan,” ujar Ahmad.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Dugaan awal mengarah pada gangguan sistem pengereman bus, namun penyebab pasti insiden itu masih dalam proses penyelidikan.
Akibat proses evakuasi kendaraan dan penanganan korban, arus lalu-lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kepadatan.**
