Pemerintahan

Antisipasi Bencana, Polresta Bandung Perkuat Sinergi

×

Antisipasi Bencana, Polresta Bandung Perkuat Sinergi

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Bencana, Polresta Bandung Perkuat Sinergi
Antisipasi Bencana, Polresta Bandung Perkuat Sinergi

PenaKu.ID – Polresta Bandung memperkuat kesiapan menghadapi potensi bencana alam melalui Apel Siaga Bencana yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah instansi terkait. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Apel berlangsung di Lapangan Apel Markas Komando (Mako) Polresta Bandung, Senin (2/11/2026), dengan dipimpin langsung Kapolresta Bandung Kombes Pol. Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si.

Sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Bandung Jawa Barat serta perwakilan instansi yang berkaitan dengan penanggulangan bencana turut mengikuti kegiatan tersebut. Keterlibatan berbagai pihak ini mencerminkan pentingnya kerja sama antarlembaga dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana di wilayah Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Dr. Tri Suhartanto menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan faktor penting dalam menghadapi situasi darurat. Menurutnya, setiap unsur harus memiliki kemampuan untuk bertindak secara cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika bencana terjadi.

Ia menjelaskan, kesiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan personel, tetapi juga mencakup ketersediaan sarana dan prasarana serta kejelasan mekanisme koordinasi di lapangan.

“Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan kita bersama dalam menghadapi potensi bencana. Sinergi dan koordinasi antarinstansi harus terus diperkuat agar kita dapat memberikan respons yang cepat, tepat dan efektif,” ujar Tri.

Polresta Bandung Tekankan Kolaborasi dan Sinergi

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas dalam setiap proses penanganan bencana. Karena itu, seluruh unsur terkait diharapkan mampu bergerak secara terpadu apabila terjadi keadaan darurat.

Menurut Tri, penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan tidak dapat dibebankan kepada satu instansi saja. Kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, hingga masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana.

“Penanganan bencana tidak dapat dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi dan kerja sama seluruh unsur, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait maupun masyarakat,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Polresta Bandung bersama Forkopimda dan seluruh instansi terkait menegaskan komitmen untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat kesiapan menghadapi potensi bencana alam.

Dengan koordinasi lintas instansi yang terbangun, kesiapan personel, serta dukungan sarana dan prasarana, upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Bandung diharapkan dapat berjalan lebih efektif. Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk meminimalkan risiko dan mengutamakan keselamatan masyarakat apabila bencana terjadi.**