PenaKu.ID – Kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan pada dua desa di wilayah pelosok Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, kembali menjadi sorotan.
Rekaman video amatir dari salah satu warga Desa Malasari dan konfirmasi kepada kedua Tokoh Masyarakat di Desa Malasari dan Desa Bantarkaret kepada PenaKu.ID melalui telepon Whatsap, Sabtu (28/3/2026).
Warga Desa Malasari dan Desa Bantarkaret Kecamatan Nanggung Bogor Desak Pemekaran Desa Baru
Dalam video tersebut menunjukkan puluhan warga berjibaku dengan lumpur sedalam mata kaki untuk membuka akses jalan yang tertutup tanah.
Dengan alat seadanya seperti cangkul dan mesin pemotong rumput, warga Kampung Nirmala, Citalahab, dan Garung bekerja bakti membersihkan jalur yang menjadi urat nadi perekonomian mereka.
Kondisi jalan yang licin dan berlumpur membuat kendaraan roda dua harus ekstra waspada saat melintas, bahkan tak jarang harus didorong agar tidak terjebak dalam kubangan.
Tokoh Masyarakat Desa Malasari
Menurut penuturan salah satu Tokoh Masyarakat di Kp. Citalahab, Desa Malasari H. Embar, ia menyampaikan bahwa masyarakat sangat mengapresiasi upaya Bupati Bogor yang tengah menggenjot pembangunan Jalan Malasari – Nirmala hingga batas Sukabumi.
“Hasilnya mulai terlihat maksimal. Ini sejalan dengan keinginan masyarakat agar UMKM kembali hidup seiring datangnya wisatawan ke kebun teh yang asri dengan pemandangan menakjubkan dan kualitas oksigen terbaik,” ujar H. Embar
Urgensi Pemekaran Wilayah Dua Desa di Kecamatan Nanggung
Meski pembangunan jalan mulai berjalan, masalah utama yang dihadapi warga adalah jarak geografis yang sangat jauh dari pusat pemerintahan desa masing-masing.
Warga di Kampung Nirmala, Citalahab, dan Garung (Desa Malasari) serta Kampung Cilanggar dan Babakan (Desa Bantarkaret) merasa pelayanan publik kurang maksimal akibat kendala jarak.
Melihat kondisi tersebut, masyarakat di dua perbatasan desa ini berharap adanya langkah serius dari pemerintah daerah untuk melakukan pemekaran wilayah.
Tokoh Masyarakat Desa Bantarkaret
Sementara itu dari Tokoh Masyarakat Kp. Cilanggar Desa Bantarkaret H. Usup, mengharapkan kampung-kampung di perbatasan Malasari dan Bantarkaret digabung menjadi satu desa baru.
“Agar akses pelayanan mudah, dengan pembentukan desa baru dinilai sebagai solusi agar pusat pemerintahan lebih dekat dengan pemukiman warga,” ungkap H. Usup
Lalu,.tentang peningkatan kesejahteraan, dengan adanya desa baru, diharapkan pengelolaan potensi wisata dan pelayanan administratif dapat lebih fokus dan cepat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kondisi geografis yang menantang dan jumlah penduduk yang terus bertambah menjadi alasan kuat bagi warga untuk terus menyuarakan aspirasi pemekaran ini kepada Pemerintah Kabupaten Bogor.***








