Pelanggan PDAM Tirtawening Adukan Kesini Bila Memiliki Keluhan

by
Tugu PDAM Tirtawening Kota Bandung

PenaKu.iD – Para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung dapat menyampaikan keluhan terkait pelayanan seputar gangguan layanan PDAM Tirtawening di Jalan Badaksinga No. 10 Kota Bandung. Selain pelanggan bisa mendatangi kantor pelayanan tersebut, pihak PDAM juga menyediakan kemudahan menyampaikan keluhan lewat call center di nomor 022 2508063 dan melalui laman www.pambdg.co.id.

Disampaikan Kasub bidang Humas PDAM Tirtawening Kota Bandung, Dewi Reswati bahwa pihaknya akan berkomitmen untuk merespon segala keluhan para pelanggan PDAM.

Berkenaan dengan hal itu, Dewi juga menanggapi adanyanya informasi dan pemberitaan terkait keluhan warga RW 7 Kelurahan Kebon Gedang yang mengeluhkan argo tetap berjalan meski air tidak mengalir.

“Pelanggan bisa membawa bukti berupa foto meteran PDAM yang terpasang dan bukti pendukung lainnya terkait keluhan yang disampaikan,” terang Dewi melalui sambungan telepon kepada awak media, Jumat (23/10/20) kemarin.

Dari foto itu, lanjut Dewi, petugas pengaduan PDAM nantinya akan bisa melakukan analisis awal. Bahkan petugas akan melakukan pengecekan langsung ke rumah atau bangunan pelanggan.

Perbaikan pun, kata Dewi, bila dimungkinkan akan segera langsung dilakukan. Jika terkait tagihan yang membengkak, petugas akan melakukan verifikasi serta berbagai pengecekan.

“Sebab, bisa saja terjadi kesalahan di pengguna atau justru kesalahan penghitungan di PDAM,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewi mengarahkan para pelanggan untuk menyampaikan pengaduan ke pelayanan gangguan aliran air PDAM terdekat. Di antara nomor layanan yang bisa digunakan pelanggan adalah:

No pengaduan center : 022 2509030.

No lapor stand meter : 022 2512620.

No Pelayanan Wilayah Barat : 022 6016471.

No Pelayanan Wilayah Utara : 022 2509031.

No Pelayanan Wilayah Timur : 022 7204227.

“Khusus bagi pengaduan gangguan angka meter bisa disampaikan ke nomor 022 2512620,” terangnya.

Tak hanya itu, PDAM Tirtiawening pun memberikan kemudahan layanan pengaduan melalui akun media sosial.

Akun yang bisa diakses adalah PDAM Tirtawening Kota Bandung (Facebook), @pdamtirtawening (Twitter), @pdam_tirtawening (Instagram), serta email tirtawening@pambdg.co.id. Untuk pengaduan melalui media sosial tersebut, pelanggan harus menyertakan nomor meteran, alamat lengkap, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

Dewi mengakui, seringkali petugas kesulitan menemukan rumah pelanggan karena minimnya informasi alamat.

“Selain itu, pengadu juga tidak sedikit yang tidak menyertakan nomor telepon dan nomor meteran pelanggan,” kata Dewi.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung, Sonny Salimi pun menegaskan adanya lonjakan tagihan disinyalir terjadi karena pihaknya tidak melakukan pencatatan meteran air langsung ke rumah-rumah pelanggan.

Kendati begitu, dijelaskan Sonny, umumnya tagihan yang diberikan sudah sesuai dengan catatan meteran air yang dikirimkan oleh pelanggan.

“Kami PDAM Tirta Wening Kota Bandung sebagai operator akan terus bekerja lebih keras meningkatkan mutu layanan, termasuk penjaminan ketersediaan air baku,” paparnya.

Dijelaskannya, PDAM telah beberapa kali melakukan kajian untuk mengatasi masalah gangguan pasokan air baku di musim kemarau. Pembangunan DAM baru yang paling memungkinkan dikerjakan di kawasan Baleendah. Namun, akunya investasi besar menjadi salah satu kendala untuk mewujudkannya yakni investasi dibutuhkan instalasi perpipaan.

Bukan hanya itu, pencarian sumber air baku alternatif juga dilakukan potensi mata air di kawasan Ciwidey lagi sulit diwujudkan karena jaraknya yang terlalu jauh dari kota Bandung.

Sony juga mengatakan PDAM Tirtawening memohon maaf bila terjadi ketidaknyamanan pelayanan kepada pelanggan. Ia pun mempersilahkan pelanggan yang merasa keberatan dengan tagihan air untuk mencari solusi.

“Pelanggan yang merasa keberatan atas tagihan airnya bisa datang ke kami dan sampaikan buktinya, kita akan selesaikan bersama-sama setiap aduan dan keluhan akan kami respon secepatnya,” katanya.

(Dp)