PenaKu.ID – SPN Polda Jawa Barat memastikan seluruh kerugian yang dialami pedagang akibat rusaknya tiga jongko di Pasar Barukai, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, akan diganti. Kerusakan tersebut dipicu hembusan angin baling-baling helikopter yang melintas di atas kawasan pasar pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Kepala SPN Polda Jawa Barat, Kombes Pol Agus Nugraha, menegaskan pihaknya bertanggung jawab atas insiden tersebut. Saat ini, proses pendataan terhadap seluruh kerusakan yang dialami pedagang tengah dilakukan sebagai dasar penggantian kerugian.
“SPN akan mendata seluruh kerusakan dan segera melakukan perbaikan sebagai bentuk tanggung jawab. Intinya, pedagang jangan sampai dirugikan,” tegas Agus.
Angin Helikopter Robohkan 3 Jongko di Pasar Barukai
Peristiwa itu terjadi ketika sebuah helikopter yang diduga milik Mabes Polri melintas di atas Pasar Barukai dengan ketinggian yang dinilai lebih rendah dibanding biasanya. Hembusan angin dari baling-baling helikopter menyebabkan tiga jongko pedagang roboh hingga mengalami kerusakan.
Selain merobohkan jongko, angin kencang tersebut juga mengakibatkan roda gerobak dagangan patah serta merusak sejumlah barang milik pedagang.
Salah seorang pedagang terdampak, Ade Abdul Aziz (32), mengatakan kerusakan yang dialaminya meliputi roda gerobak dan barang dagangan yang berada di dalamnya.
“Kalau saya yang rusak roda dagangan sama isi jualannya. Atap warung saya tidak rusak, tapi warung yang di sebelah hancur. Total ada tiga jongko yang mengalami kerusakan,” ujar Ade saat ditemui di lokasi.
Ade memperkirakan nilai kerugian yang dialaminya mencapai sekitar Rp6,5 juta.
“Kalau ditaksir kerugiannya sekitar Rp6,5 juta. Cukup besar buat saya,” katanya.
Helikopter Diduga Terbang Lebih Rendah dari Biasanya
Menurut Ade, helikopter memang kerap melintas di kawasan Pasar Barukai. Namun, kali ini posisi terbang dinilai lebih rendah sehingga menghasilkan hembusan angin yang jauh lebih kuat.
“Biasanya juga sering helikopter yang melintas, tapi kali ini mungkin terlalu dekat. Jadi anginnya sangat besar dan berdampak ke jongko-jongko pedagang,” tuturnya.
Meski mengalami kerugian, Ade mengapresiasi langkah cepat SPN Polda Jawa Barat yang langsung mendatangi lokasi serta memastikan seluruh kerugian pedagang akan diganti.
“Alhamdulillah ada tanggung jawab dari SPN Polda Jabar. Semua kerugian pedagang yang jongkonya rusak akibat angin helikopter sudah ditangani dan akan diganti,” ucapnya.
Hingga saat ini, pendataan terhadap seluruh pedagang yang terdampak masih berlangsung. SPN Polda Jawa Barat menegaskan proses penggantian kerugian akan disesuaikan dengan hasil pendataan sehingga para pedagang tidak menanggung kerugian akibat insiden tersebut.**











