Pemerintahan

Dugaan Keracunan Siswa SDN Bojongkoneng, Dinkes Kab. Sukabumi Tegaskan Keselamatan Anak dan Evaluasi Ketat Dapur Nazran SPPG Cibadak 02

IMG 20260730 WA0081
Foto Istimewa: Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi Saat Melakukan Kunjungan ke SPPG Dapur Nazran SPPG CIBADAK 02 dengan ID: KBESUUTD di Bawah naungan Yayasan Ulul Albab Fasihah Al Munawaroh di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (29/7/2026).

PenaKu.ID -Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi bergerak cepat dan responsif dalam menangani kasus dugaan keracunan makanan yang dialami 39 siswa SDN Bojongkoneng, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menegaskan bahwa keselamatan jiwa para siswa merupakan prioritas utama. Begitu menerima laporan, Tim Reaksi Cepat Dinkes langsung diterjunkan untuk melakukan tindakan triase dan memberikan penanganan medis intensif di fasilitas kesehatan terdekat, sekaligus mengawal proses Penyelidikan Epidemiologi (PE) di lapangan.

“Sebagai langkah penegakan standar kesehatan dan guna memastikan penyebab pasti timbulnya gejala mual serta pusing pada siswa,” kata Masykur kepada PenaKu.ID, Kamis (30/7/2026).

Selain itu lanjut dia, tim Dinkes telah mengambil sampel menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur Nazran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cibadak 02. Sampel yang diuji meliputi nasi liwet, telur asam manis, cah wortel jagung, kelengkeng, hingga produk susu, yang seluruhnya telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Sukabumi. 

“Nah, sedangkan untuk hasil pengujian laboratorium diperkirakan akan keluar dalam kurun waktu satu minggu,” ucapnya.

Menanggapi insiden ini, Masykur Alawi memberikan teguran keras serta arahan tegas kepada pihak pengelola SPPG agar meningkatkan pengawasan internal. Dinkes mewajibkan pengelola untuk lebih teliti memeriksa tanggal kedaluwarsa bahan maupun produk makanan, serta bersikap transparan dan segera melapor jika terjadi kendala di lapangan tanpa ada yang ditutup-tutupi.

“Ke depan, Dinkes Kabupaten Sukabumi akan mengintensifkan pemantauan dan pengawasan berkala terhadap seluruh operasional SPPG sesuai regulasi, mencakup higiene sanitasi lingkungan, seleksi bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, hingga jalur distribusi makanan.,” ungkapnya.

Mengakhiri penjelasannya, Kepala Dinas Kesehatan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus menggalakkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta senantiasa teliti memeriksa label dan kondisi kemasan sebelum mengonsumsi makanan maupun minuman demi keamanan bersama.

***

Exit mobile version