PenaKu.ID – Belakangan ini, sorotan publik tajam mengarah pada laporan kekayaan Wakil Bupati Bogor, tidak terkecuali harta kekayaan yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Menanggapi ramainya pembahasan publik dan berbagai kritikan yang dialamatkan kepada dirinya, Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, angkat bicara secara langsung.
Ramainya Kekayaannya Dibahas, Jaro Ade Sebut Pejabat Wajib Tunduk pada UU
Jaro Ade menegaskan bahwa sebagai pejabat publik, dirinya wajib tunduk pada aturan perundang-undangan, termasuk dalam hal transparansi kekayaan melalui LHKPN.
“Kalau menjadi pejabat, ada aturan undang-undang yang harus kita laporkan. Masalah LHKPN kan itu memang tugas kita menurut undang-undang untuk melaporkan,” ujar Jaro Ade usai menghadiri acara di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Minggu (29/6/2026),
Ia mengumpamakan bahwa setiap orang yang memilih jalur sebagai pejabat publik harus siap menghadapi segala konsekuensi hukum dan pengawasan masyarakat.
“Semua pejabat, yang namanya pejabat, itu kaki kanannya sudah ada di (hukum) yang berwajib. Kan begitu, karena memang melaporkan LHKPN,” tambahnya.
Kritikan Beruntung Mengarah Padanya, Wakil Bupati Bogor Tetap Menghormati Kritik dan Caci Maki
Terkait derasnya dinamika pengawasan, kritik, hingga komentar miring di media sosial, Wakil Bupati Bogor ini menyatakan tidak ambil pusing dan memilih untuk tetap menaruh rasa hormat terhadap aspirasi masyarakat. Bagi Jaro Ade, dinilai dan dikritik oleh netizen maupun warga sudah menjadi bagian dari makanan sehari-hari seorang pemimpin.
“Yang sekarang ramai dibicarakan segala macam, saya tetap menghormati. Bila perlu yang namanya kritik, apa namanya aksi, termasuk kadang-kadang dimaki-maki, namanya pejabat itu sudah risiko. Sudah risiko karena setiap malam pun, setiap detik, kita dilihat di media sosial kan? Sudah biasa,” tuturnya dengan tenang.
Ia juga menambahkan bahwa seorang pemimpin sejati harus tahan uji dan mampu “diuji” oleh dinamika serta aspirasi yang berkembang dari seluruh elemen masyarakat.
Jaro Ade Klaim Fokus Jaga Konsentrasi Bupati
Di tengah riuhnya pembahasan mengenai dirinya, Wakil Bupati Bogor Jaro Ade mengklaim bahwa prioritas utamanya saat ini adalah memastikan roda pemerintahan berjalan kondusif. Ia menegaskan tidak ingin kegaduhan ini mengganggu fokus utama Bupati Bogor dalam mengeksekusi program-program strategis demi kepentingan masyarakat luas.
Jaro Ade mengklaim dirinya bertugas untuk menjaga ritme kerja agar konsentrasi Bupati tidak terpecah oleh isu-isu sekunder. Menurutnya, masih banyak konsep, kebijakan, dan tugas-tugas penting di Kabupaten Bogor yang harus diselesaikan demi kemaslahatan warga.
Sebagai wakil, Jaro Ade menegaskan posisinya yang siap mengamankan kebijakan penuh dari kepala daerah. Ia mengklaim akan selalu berdiri sebagai pembantu bupati yang siap menunggu dan menjalankan setiap instruksi serta arahan demi kemajuan Bogor.***
