PenaKu.ID – Membenci seseorang mungkin terasa seperti cara untuk membela diri dari rasa sakit, namun menyimpan kemuakan yang mendalam dalam waktu lama hanya akan menguras energi internal kita.
Sama seperti cinta, memiliki rasa muak harus memiliki titik henti agar kita tidak terjebak dalam lingkaran negatif yang merugikan kesehatan fisik dan mental.
Bahaya Menyimpan Benci Terlalu Lama
Kemuakan yang dipelihara tanpa batas dapat memicu stres kronis. Tubuh akan terus berada dalam mode waspada, yang berdampak buruk pada sistem imun.
Menyadari bahwa muak ada batasnya membantu kita untuk melepaskan beban emosional dan mulai fokus pada proses pemulihan diri sendiri.
Belajar Memaafkan Tanpa Menyimpan Benci
Memaafkan bukan berarti melupakan kesalahan orang lain, melainkan membatasi kuasa kemuakan tersebut atas hidup kita.
Dengan memberikan batas pada rasa muak, kita memberikan kesempatan bagi hati untuk merasakan kedamaian kembali. Ini adalah langkah tertinggi dalam kedewasaan emosional seseorang.**








