PenaPeristiwa
Trending

Berita Terbaru ! 12 Juni Jembatan Cisadea Hanyut Terseret Banjir

Berita Terbaru ! 12 Juni Jembatan Cisadea Hanyut Terseret Banjir

PenaKu.ID – Berita Terbaru ! 12 Juni Jembatan Cisadea, Jembata Cisadea yang terbuat dari kayu dengan ukuran panjang 800 meter, lebar 1,5 meter, menghubungkan dua desa yakni, Desa Muara Cikadu dengan Desa Sirnagalih, Kecamatan Sindang Barang, Kabupaten Cianjur, Sabtu (12/6/2021), sekitar pukul 16,30 Wib hanyut terseret arus banjir.

Sebelumnya hujan turun lebat dan cukup lama, hingga debit air Sungai Cisadea meluap banjir, hingga mampu menyeret jembatan hanyut.

Berikut Ulasan Tentang Jembatan Cisadea Hanyut Terseret Banjir :

Ketua RT 01/02 Desa Muaracikadu, Iskandar (50) menjelaskan, jembatan Cisadea yang menghubungkan antara Desa Muara Cikadu dengan Desa Sirnagalih, Kemarin petang hanyut terseret banjir, karena sebelumnya terjadi hujan lebat dan cukup lama.

Jembatan cisadea yang hanyut terset banjir, itu terbuat dari kayu dan bambu dengan hasil swadaya masyarakat setempat. Juga jembatan tersebut, merupakan jembatan anternatif untuk menyerang masyarakt ketika musim kemarau, sebab perharu yang dijadikan alat penyebarangan pada musim kemarau tak berpungsi karena air sungainya dangkal.

Dengan hanyutnya jembatan penghubung, maka seluruh warga dari dua desa terpaksa harus menyerang lagi dengan menggunakan perahu, Ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Muara Cikadu, Surahman, S.Pd (35) menambahkan, memang benar adanya bahwa jembatan penghubung dua desa anatara Desa Muara Cikadu dengan Desa Sirnagalih, petang kemarin hanyut terbawa banjir.

Hingga sekarang warga yang ada di dua desa harus rela menyebrangi jembatan Cisadea dengan menggunakan perahu, karena kalau menyerangi jembatan permanen, itu harus memutar sejauh 7 Km.

Sebenarnya jembatan yang hanyut, itu hasil swadaya masyarat yang tiap tahun dibangun, khusnya ketika musim kemarau disaat perahu tak bisa berofrasi karena air sungainya dangkal dan bila warga nyembrang dengan jalan kaki (ngarasa, Red) tidak bisa silewati sebab lumpurnya tebal, aucapnya.

Ia meneruskan, pihak pemerintah Desa Muara Cikadu bukannya tidak mau membangun jembatan permanen dengan anggaran APDes, karena jembatanya cukup panjang, kurang lebih sejauh 800 meter. Itu harus dengan anggaran APBN langsung.

Dengan itu, semoga saja dari Dinas PUPR Provinsi maupun Kabupaten Cianjur mampu memberikan bantuan minimal untuk membuat jembatan gantung dengan mengunakan saling baja, Pungkasnya,

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!