PenaKu.ID – Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal menegaskan komitmennya dalam menjaga kedaulatan ekonomi para pekerja. Melalui manifesto “Koperasi Memberi Solusi,” lembaga ini berhasil mengonsolidasikan dan mendistribusikan dana simpanan serta Sisa Hasil Usaha (SHU) Tahun Buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp7,13 miliar.
Seremoni pendistribusian dana tersebut dilaksanakan dengan khidmat pada Sabtu (28/2/2026) di kompleks PT Muara Tunggal, Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Momentum ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi dari transparansi akuntabilitas dan pengabdian pengurus dalam menjaga amanah ribuan anggotanya secara berkelanjutan.
Pertumbuhan Signifikan dan Stabilitas Keuangan
Berdasarkan tinjauan performa tahunan, Kopkar PT Muara Tunggal menunjukkan eskalasi kinerja yang sangat impresif. Indikator keberhasilan tersebut tercermin dalam beberapa poin krusial:
Apresiasi Sisa Hasil Usaha (SHU):
SHU tahun buku 2025 tercatat sebesar Rp848,1 juta, mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 44% dibandingkan periode sebelumnya.
Mobilisasi Dana Mandiri:
Terdapat lonjakan luar biasa pada kesadaran menabung anggota. Total tabungan sukarela meroket dari Rp2,3 miliar di tahun 2024 menjadi Rp6,4 miliar pada akhir 2025—sebuah ekspansi finansial sebesar 178%.
Visi Kepemimpinan dan Kolaborasi Strategi
Ketua Kopkar PT Muara Tunggal, Mangater Pangaribuan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan partisipasi aktif dari 2.865 anggota. Beliau menekankan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari harmoni antara pengelolaan yang profesional dan kepercayaan anggota.
“Transformasi angka ini adalah representasi dari kerja kolektif yang solid. Kepercayaan anggota adalah modal sosial terbesar kami yang memungkinkan koperasi terus tumbuh di tengah dinamika ekonomi,” tutur Mangater.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PT Muara Tunggal, Sudarno Rais, memandang pencapaian ini sebagai bukti konsistensi lembaga yang telah berdiri sejak 2008. Beliau juga memaparkan visi strategis ke depan, yakni membangun kemitraan lintas sektor melalui program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) guna memperluas jangkauan manfaat koperasi.
Pesan Keberlanjutan
Menutup rangkaian acara, tokoh masyarakat setempat, Burhan, memberikan pesan diplomatis mengenai ketahanan finansial. Beliau menggarisbawahi bahwa disiplin dalam menyisihkan penghasilan adalah instrumen utama dalam menjamin kesejahteraan jangka panjang. Koperasi, menurutnya, adalah pilar utama dalam menjaga stabilitas hidup para pekerja.
Integritas dan Tata Kelola: Kunci Kesejahteraan Bersama
Sementara itu, Pimpinan PT Muara Tunggal, Sudarno Rais, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pengurus koperasi atas dedikasi mereka dalam menjaga amanah anggota. Beliau menekankan bahwa transparansi dan tanggung jawab adalah fondasi utama dalam mengelola ekosistem keuangan yang sehat di lingkungan perusahaan.
“Eksistensi koperasi yang sehat ini adalah buah dari sinergi solid antara perusahaan dan serikat pekerja. Selama pengelolaan didasarkan pada prinsip amanah, saya yakin seluruh operasional akan berjalan tertib, kredibel, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota,” tegas Sudarno.
Membangun Mentalitas Finansial yang Tangguh
Lebih dari sekadar angka, Sudarno menyoroti pentingnya budaya menabung sebagai pilar kekuatan ekonomi karyawan. Beliau menggarisbawahi bahwa kesuksesan seorang profesional tidak hanya dilihat dari seberapa besar pendapatan yang diterima setiap bulan, melainkan dari kedisiplinan dalam mengelola dan menyisihkan aset untuk masa depan.
Apresiasi untuk Komitmen Anggota
Sebagai bentuk validasi terhadap budaya positif ini, koperasi memberikan penghargaan khusus kepada 15 anggota dengan simpanan terbesar. Sudarno pun memberikan tantangan sekaligus harapan agar prestasi ini terus ditingkatkan, dengan target apresiasi yang jauh lebih besar di masa mendatang.
***
