Peristiwa

Sembunyi di Gunung Panyireupan Cianjur, Dua Pelaku Pembacokan di Sukalarang Sukabumi Diringkus Polisi

×

Sembunyi di Gunung Panyireupan Cianjur, Dua Pelaku Pembacokan di Sukalarang Sukabumi Diringkus Polisi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260924 WA0037
Foto Istimewa: Kapolsek Sukalarang, Iptu Rahmat Mulyadi bersama Jajaran Saat di Wawancara Awak Media, Kamis (25/9/2026).

PenaKu.ID – Satuan Reserse Kriminal Polsek Sukalarang bersama Tim Buser Satreskrim Polres Sukabumi Kota berhasil membekuk dua terduga pelaku pembacokan dalam insiden bentrokan ormas yang terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur KM 13,6, Kampung Cimangkok, Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi.

Kedua terduga pelaku berinisial TW (30) dan AS, yang merupakan warga Kabupaten Cianjur, ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan Gunung Panyireupan, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Sukalarang, Iptu Rahmat Mulyadi, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua terduga pelaku guna mendalami motif serta modus operandi dari aksi penganiayaan berat yang terjadi pada Selasa (22/9/2026) sore tersebut.

“Para terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Gunung Panyireupan, Cianjur. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik guna mendalami peran dan motifnya. Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penyidikan selesai,” ujar Iptu Rahmat Mulyadi saat di wawancara awak media, Kamis (24/9/2026).

Keterangan Medis Korban

Akibat aksi penganiayaan secara bersama-sama tersebut, tercatat empat orang mengalami luka-luka. Dokter Umum RS Hermina Sukabumi, dr. Kinanti, menyampaikan bahwa dua korban berinisial N (30) dan A (23) mengalami luka ringan dan telah diperbolehkan rawat jalan. Sementara dua korban lainnya, yakni D (28) dan R (31), mengalami luka berat.

“Korban R mengalami multiple trauma dan syok pendarahan akibat luka terbuka di bagian kepala, bahu, punggung, tangan, pinggang, serta lutut, sehingga dirujuk ke RSUD R Syamsudin SH. Sementara korban D mengalami luka robek di kepala, lengan, dan paha, serta telah menjalani tindakan operasi pada Rabu (23/9/2026) kemarin. Saat ini kondisi korban D sudah dalam keadaan stabil,” jelas dr. Kinanti.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengawasan dan menjaga kondusivitas di lokasi kejadian guna meminimalisasi potensi konflik susulan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *