Internasional

Saling Gertak di Jalur Sempit: Benarkah Selat Hormuz Masih Terblokade?

×

Saling Gertak di Jalur Sempit: Benarkah Selat Hormuz Masih Terblokade?

Sebarkan artikel ini
Saling Gertak di Jalur Sempit: Benarkah Selat Hormuz Masih Terblokade?
Saling Gertak di Jalur Sempit: Benarkah Selat Hormuz Masih Terblokade?/(BBC)

PenaKu.ID – Konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang meletus sejak Februari kini memasuki babak baru yang penuh disinformasi. Washington mengklaim bahwa armada angkatan lautnya telah berhasil menembus blokade di Selat Hormuz untuk mengawal kapal dagang.

Sebaliknya, Iran justru memperkuat posisi mereka dengan klaim sebaliknya, menciptakan teka-teki diplomatik yang membahayakan stabilitas logistik global.

Antara Klaim Militer dan Ancaman Nyata di Selat Hormuz

Klaim keberhasilan transit AS dibalas dengan peringatan tajam dari militer Iran. IRGC menyebut pernyataan Amerika sepenuhnya palsu dan memperingatkan bahwa jalur tersebut tetap berada di bawah kendali penuh mereka.

Ketegangan ini bukan sekadar retorika; pada hari Senin, kapal-kapal dari Korea Selatan dan UEA melaporkan adanya serangan di wilayah selat. Hal ini mempertegas bahwa ancaman fisik di jalur air paling strategis di dunia ini benar-benar nyata dan sangat dinamis.

Nasib 2.000 Kapal di Selat Hormuz

Di tengah saling gertak ini, nasib sekitar 20.000 pelaut yang terjebak sejak awal perang Februari menjadi prioritas kemanusiaan sekaligus ekonomi. Donald Trump menjanjikan bantuan bagi kapal-kapal yang terdampar, namun tantangan di lapangan sangat berat mengingat Iran tidak ragu melepaskan tembakan peringatan.

Selat Hormuz kini menjadi titik didih di mana kesalahan perhitungan sekecil apa pun dapat memicu eskalasi yang lebih luas, mengingat pentingnya jalur ini bagi pasokan energi dunia.**