Internasional

Negosiasi Alot Donald Trump! Delegasi AS dan Iran Bertarung Sengit di Islamabad

×

Negosiasi Alot Donald Trump! Delegasi AS dan Iran Bertarung Sengit di Islamabad

Sebarkan artikel ini
Negosiasi Alot Donald Trump! Delegasi AS dan Iran Bertarung Sengit di Islamabad
Negosiasi Alot Donald Trump! Delegasi AS dan Iran Bertarung Sengit di Islamabad/(instagram)

PenaKu.ID – Pembicaraan damai tingkat tinggi antara delegasi Amerika Serikat dan Iran yang dilangsungkan di Islamabad dilaporkan terus berlanjut hingga larut malam.

Pertemuan tatap muka bersejarah yang turut difasilitasi dan dihadiri oleh para pejabat senior dari pihak berwenang Pakistan ini dianggap sebagai sebuah terobosan diplomasi yang sangat signifikan.

Koresponden internasional utama, Lyse Doucet, menganalisis bahwa dialog alot ini hanya bisa terealisasi berkat tingginya level otoritas negosiasi kedua delegasi, serta adanya komitmen awal dari pihak Washington maupun Teheran untuk bersedia duduk bersama satu meja.

Sikap Apatis Presiden Donald Trump

Meski proses diplomasi sedang berjalan intens di benua Asia, retorika yang sangat kontras justru datang langsung dari Gedung Putih.

Saat memberikan pernyataan di halaman rumput Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump secara blak-blakan menyatakan bahwa Amerika akan tetap menang “apa pun yang terjadi”.

Dengan nada meremehkan yang khas, ia menegaskan tidak peduli sama sekali terhadap hasil akhir negosiasi tersebut. Trump bahkan secara eksplisit mengatakan kepada media bahwa tercapai atau tidaknya sebuah kesepakatan damai dengan pihak Iran “tidak ada bedanya sama sekali bagi saya”.

Ketegangan Militer Donald Trump di Tengah Upaya Diplomasi

Di saat diplomasi sedang diupayakan, ketegangan militer di lapangan justru semakin memanas. Komando Pusat AS mengklaim dua kapal perusak angkatan lautnya telah berlayar melalui Selat Hormuz untuk membersihkan ranjau laut, sebuah klaim yang langsung “dibantah tegas” oleh juru bicara militer Iran.

Sementara itu, Israel terus melancarkan serangan terhadap target-target Hizbullah di wilayah Lebanon. Menariknya, Perdana Menteri Israel telah memberikan “persetujuannya” untuk negosiasi damai terpisah dengan Lebanon yang rencananya akan dipandu oleh Washington pada minggu depan (next week), dengan tuntutan absolut agar persenjataan Hizbullah dilucuti secara total.*