PenaKu.ID – Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) sekaligus pengukuhan dan pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor periode terbaru dan semangat baru kebangkitan olahraga, Senin (4/5/2026).
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, secara resmi mengukuhkan dan melantik Arif Rochmawan (yang akrab disapa Atep) sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor beserta jajaran pengurus baru untuk masa bakti mendatang.
Acara yang mengusung tema “Kolaborasi Istimewanya Bogor Berprestasi” ini menjadi momentum krusial bagi masa depan atlet-atlet lokal di wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia tersebut.
Bupati Bogor Tekankan KONI Kabupaten Bogor Fokus Utama: Pembinaan Atlet Lokal
Bupati Bogor menekankan pentingnya pembibitan atlet dari akar rumput. Beliau berharap di bawah kepemimpinan baru, KONI dapat memaksimalkan potensi putra daerah melalui Pusat Pendidikan dan Olahraga Pelajar Mahasiswa (PPOPM).
“Kita ingin atlet-atlet dari semua cabang olahraga betul-betul anak-anak dari Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah akan mensupport penuh segala kegiatan untuk membawa kehormatan bagi Bogor dan Provinsi Jawa Barat,” tegas Rudy Susmanto.
Rudy Susmanto juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus KONI sebelumnya dan menyoroti keberhasilan dua atlet asal Kabupaten Bogor yang baru saja menyumbangkan medali emas di ajang SEA Games 2025.
Gebrakan Baru: Sport Science dan Kesejahteraan Atlet
Ketua KONI terpilih, Arif Rochmawan (Atep), menyatakan komitmennya untuk melakukan pembenahan internal dan meningkatkan perhatian terhadap para atlet. Atep mengakui adanya aspirasi dari tingkat bawah mengenai kurangnya perhatian yang selama ini dirasakan.
Untuk mencapai target Juara Umum pada Porprov 2026, Atep telah menyiapkan beberapa strategi unggulan.
1. Implementasi Sport Science: Memaksimalkan teknologi olahraga guna meningkatkan performa atlet secara saintifik.
2. Manajemen Data Atlet: Merapikan basis data atlet untuk pemantauan prestasi yang lebih terukur.
3. Peningkatan Kesejahteraan: Menjamin pelayanan kesehatan dan jaminan kesejahteraan yang lebih baik agar atlet dapat fokus bertanding dengan maksimal.
4. Kolaborasi Stakeholder: Memperkuat kerja sama dengan seluruh unsur elemen di Kabupaten Bogor demi melahirkan atlet petarung yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.
Menuju Porprov 2026
Menghadapi tantangan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat tahun 2026, Atep optimis Kabupaten Bogor akan kembali meraih kejayaan.
“Kita akan maksimalkan segala upaya untuk menjadi juara umum. Kami akan segera melakukan rapat internal guna mengoptimalkan pembinaan di setiap cabang olahraga,” pungkas Atep.
Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor yang sebelumnya aktif mendampingi kontingen olahraga daerah.***











