PenaKu.ID – Legislatif DPRD Kabupaten Bogor Dapil V menegaskan komitmennya dalam mengawal pembangunan di wilayah perbatasan, khususnya Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, yang berbatasan langsung dengan Sukabumi.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Nurodin Jaro Peloy, ia mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kedekatan emosional dan tanggung jawab moral terhadap warga di wilayah tersebut.
Jaro Peloy Terus Berkomitmen Mengawal Pembangunan di Dapilnya
Jaro Peloy mengaku rutin mengunjungi Desa Malasari, terutama untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tahunnya.
“Jujur, kalau bicara event-event di Nirmala (Desa Malasari), saya memang terbiasa melaksanakan kegiatan HUT Kemerdekaan di sana. Biasanya subuh saya sudah jalan ke sana,” ujar Nurodin kepada PenaKu.ID, Senin (4/5/2026).
Membangun Nasionalisme Melalui Kehadiran Rutin
Keputusan untuk selalu hadir di tengah masyarakat perbatasan bukan tanpa alasan. Nurodin menyadari bahwa kondisi infrastruktur di wilayah tersebut sempat memprihatinkan, sehingga kehadirannya diharapkan mampu memberikan suntikan semangat bagi warga.
“Nirmala ini bagian dari NKRI di Kabupaten Bogor, tapi kondisinya (dulu) sempat repot dari sisi infrastruktur. Saya tidak ingin mereka hilang harapan atau patah semangat. Itulah mengapa saya aktif berkunjung ke sana selama tiga tahun terakhir, termasuk upacara kemerdekaan, agar rasa nasionalisme mereka tetap terbangun,” jelasnya.
Transformasi Infrastruktur Desa Malasari: Dari Terisolasi Menjadi ‘Keren’
Lebih lanjut, politisi PKB ini mengapresiasi kemajuan yang kini mulai dirasakan oleh masyarakat setempat. Menurutnya, aspirasi yang selama ini diperjuangkan melalui jalur politik, termasuk momentum Pilkada sebelumnya, kini mulai membuahkan hasil yang nyata.
“Alhamdulillah, hari ini kondisinya sudah luar biasa keren. Harapan-harapan warga selama ini sudah terjawab secara nyata dan sudah sangat terasa manfaatnya bagi mereka,” pungkas Jaro Peloy.
Kehadiran sosok wakil rakyat di wilayah pelosok seperti Desa Malasari diharapkan terus menjadi jembatan bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di perbatasan Kabupaten Bogor.***











