Pendidikan

Lawan Arus Medsos Asal-Asalan, Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Pelatihan Jurnalistik Profesional

×

Lawan Arus Medsos Asal-Asalan, Pemuda Pancasila Sukabumi Gelar Pelatihan Jurnalistik Profesional

Sebarkan artikel ini
IMG 20261025 WA0055
Foto Istimewa: Awak Media dari Media Pikiran Rakyat, Herlan Heryadi Saat Memberikan Pelatihan Bimbingan Jurnalistik kepada Pengurus MPC PP Kota Sukabumi di Kantor Sekretariat MPC PP Jalan Perintis kemerdekaan, Kecamatan Cikole, Minggu (25/10/2026).

PenaKu.ID  — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Sukabumi menggelar seminar jurnalistik bagi pengurus dan anggotanya di sekretariat MPC setempat, Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini dihelat untuk meningkatkan kualitas dokumentasi dan publikasi organisasi di tengah gempuran media sosial.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi, Melan Maulana, menekankan bahwa penyebaran informasi dan dokumentasi memegang peranan penting dalam membesarkan sebuah kegiatan organisasi.

“Kegiatan sebesar apapun tanpa dokumentasi, nihil. Namun kegiatan sekecil apapun dengan dokumentasi dan penyebaran informasi yang masif, itu akan besar,” ujar Melan saat membuka acara.

Menurutnya, publikasi tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena ada aturan dan teknik khusus yang harus dipelajari. 

Pelatihan yang bertepatan dengan HUT ke-67 Pemuda Pancasila ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman di bidang jurnalistik, di antaranya Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sukabumi Raya Budi Setiawan, Kontributor SCTV-Indosiar Asep Didi, dan Wartawan Pikiran Rakyat Herlan Heryadi.

“Dalam pembuatan dokumentasi dan publikasi, ada trik serta metode yang harus diketahui. Kami hadirkan mereka agar para anggota hingga pengurus PAC dapat memahaminya,” ucapnya.

Ia berharap, ilmu yang didapat dari seminar tersebut tidak hanya mendatangkan manfaat bagi organisasi, tetapi juga berguna bagi pengembangan pribadi masing-masing anggota di era digital.

Sementara itu, Ketua IJTI Sukabumi Raya, Budi Setiawan, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan jurnalistik sangat krusial di tengah kemudahan akses informasi saat ini.

“Semua orang bisa dengan cepat dan mudah menyebarkan informasi, video, atau apa pun. Namun, tidak semua orang bisa membuat dokumentasi atau video yang layak disebarkan. Makanya seminar jurnalistik ini menjadi langkah yang baik, agar para anggota Pemuda Pancasila bisa membuat dokumentasi yang layak dan tidak melanggar aturan,” pungkas Budi.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *