PenaKu.ID – Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (MBG) Se-Sukabumi Raya menunjukkan komitmen tinggi dalam menyampaikan aspirasi. Aksi moral yang berlangsung di Kota Sukabumi pada Rabu (24/6/2026) tersebut berjalan dengan sangat tertib, rapi, dan bersih tanpa menyisakan insiden negatif yang mengganggu ketertiban umum.
Massa aksi yang didominasi pakaian bernuansa putih melakukan long march dengan berjalan kaki dari Lapang Merdeka menuju Gedung DPRD Kota Sukabumi. Sambil membentangkan spanduk besar bertuliskan “Lanjutkan program, Tangkap koruptor, Jaga NKRI, Jangan mau dipecah”, ribuan peserta bergerak teratur dan secara swadaya menjaga kebersihan di sepanjang rute yang dilalui.
Inisiator Aliansi Masyarakat Peduli MBG Sukabumi Raya, Muhammad Sayyid Agil, menegaskan bahwa gerakan ini sejak awal dirancang sebagai aksi damai yang mengedepankan etika serta kenyamanan publik.
“Alhamdulillah, hari ini kami membuktikan bahwa ini adalah aksi yang benar-benar damai. Terbukti dari awal hingga akhir, barisan kita sangat rapi, kebersihan kota tetap terjaga, dan tidak ada ekses ataupun gesekan apa pun di lapangan,” ujar Sayyid Agil di sela-sela aksi, Rabu (24/6/2026).
Sayyid menambahkan, sikap tertib yang ditunjukkan massa mencerminkan keseriusan warga Sukabumi Raya dalam mengawal keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah. Menurutnya, program yang berdampak langsung pada peningkatan gizi anak bangsa dan penguatan ekonomi lokal ini harus didukung dengan cara-cara yang bermartabat.
“Kami turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi murni rakyat demi masa depan generasi. Oleh karena itu, penyampaiannya pun harus dengan cara yang bersih dan damai. Kami ingin para wakil rakyat di DPRD melihat bahwa rakyat Sukabumi kompak, tertib, dan satu suara dalam mengawal program MBG agar bebas dari penyelewengan,” tegas Sayyid dalam orasinya.
Aksi yang berakhir pada siang hari tersebut ditutup dengan penyerahan pernyataan sikap secara resmi kepada perwakilan DPRD Kota Sukabumi. Setelah massa membubarkan diri secara mandiri, kawasan Gedung DPRD dan sejumlah jalan protokol yang menjadi rute aksi terpantau kembali bersih, aman, dan kondusif.
***
