PenaKu.ID – Kepolisian Resor (Polres) Bogor menggelar kegiatan Press Release keberhasilan pengungkapan kasus tindak pidana narkoba untuk periode Mei hingga Juli 2026 pada Senin (20/7/2026).
Kegiatan yang memperlihatkan barang bukti dalam jumlah masif ini dihadiri langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor Jawa Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Kapolres Bogor beserta seluruh jajaran Satuan Reserse Narkoba yang telah berdedikasi penuh dalam memberantas peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor sebut Penyelamatan Generasi Muda dari Ratusan Ribu Butir Obat Ilegal
Bupati Bogor Rudy Susmanto menyoroti besarnya jumlah obat-obatan ilegal yang berhasil disita. Langkah preventif dan penegakan hukum ini dinilai telah menyelamatkan masa depan ratusan ribu warga Kabupaten Bogor dari jerat destruktif narkoba.
“Yang kita lihat di hadapan kita sekarang adalah obat-obatan terlarang yang jumlahnya mencapai ratusan ribu butir. Termasuk di antaranya ada sabu, ganja, dan lain sebagainya,”ucap Rudy Susmanto.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor mengucapkan apresiasi dan terima kasih karena barang-barang ini tidak sampai beredar kepada orang-orang yang kita sayangi, orang-orang yang kita cintai, yaitu masyarakat Kabupaten Bogor,” tegas Bupati Bogor.
Beliau juga menambahkan bahwa komitmen yang ditunjukkan oleh Kapolres Bogor beserta jajaran tidak pernah surut, bahkan sejak momentum bulan Ramadan lalu hingga hari ini, operasi pemberantasan terus digencarkan tanpa henti.
Kolaborasi Lintas Sektor Guna Memperkuat Program ‘Desa Bersinar’
Menanggapi pertanyaan jurnalis mengenai pengungkapan jaringan besar di wilayah Gunung Putri yang juga merupakan salah satu lokus program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) Rudy Susmanto menekankan bahwa penanganan narkoba tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui integrasi dan kolaborasi yang solid dari seluruh elemen daerah.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah dalam rilis pers ini menjadi bukti nyata bahwa komitmen pemberantasan narkoba di Kabupaten Bogor bersifat menyeluruh dari hulu hingga hilir.
“Pertama, kami mengucapkan terima kasih. Ini adalah bentuk kolaborasi bersama-sama. Maka pada saat hadir hari ini, bukan hanya Pak Kapolres, tetapi seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bogor juga hadir. Ada Pak Dandim, Pak Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, BNN, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, dan Sahabat Saya yang paling keren, Wakil Bupati Kabupaten Bogor,” jelas Rudy.
Peran Strategis Media dalam Edukasi dan Pencegahan Peredaran Narkoba
Di akhir pernyataannya, Bupati Bogor mengingatkan bahwa benteng pertahanan utama melawan narkoba juga memerlukan keterlibatan aktif masyarakat serta dukungan diseminasi informasi yang sehat. Dalam konteks ini, media massa memegang peran yang sangat krusial.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa tanpa adanya edukasi publik dan pemberitaan yang masif mengenai bahaya serta penegakan hukum narkoba, mata rantai peredaran ini akan sulit diputus secara permanen.
“Ini adalah kolaborasi bersama-sama, kita memberantas narkoba bersama-sama. Dan tentunya, dukungan terbesar juga ada di hadapan saya, yaitu rekan-rekan media yang ada di Kabupaten Bogor,” tutup Rudy Susmanto.***
