Warga Cihawuk Keberatan Soal Dana CSR

PenaKu.ID – Warga di Desa Cihawuk Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, menyatakan keberatan bila dana Corporate Social Responsibility (CSR) Geothermal Star Enegy dikelola Pemerintah Kabupaten Bandung.

Pernyataan itu diungkapkan Kepala Desa Cihawuk, H. Yaya Dores, yang menyayangkan dalam pemberian CSR ada campur tangan. Semestinya CSR tersebut, terangnya, bisa dinikmati warga sekitarnya. Alasannya, Desa Cihawuk merupakan wilayah Ring Satu terdampak dari perusahaan tersebut.

“Jadi nilai yang diterima warga sangat tidak sepadan dengan resiko yang harus ditanggung warga bila terjadi bencana atau musibah yang ditimbulkannya,” katanya di ruang kantornya, Selasa (22/9/2020).

Ditambahkan Yaya, bila dibandingkan dengan Kabupaten Garut yang berbatasan dengan Kertasari sangat jauh sekali. Besaran jumlah yang diterima warganya mencapai Rp700 juta. Sementara Cihawuk hanya sebagian saja dengan nominal yang kecil dengan segala resiko bencanya.

Yaya menuturkan, bantuan CSR itu sangat dibutuhkan sekali oleh warga. Namun keterlibatan Pemkab Bandung di dalam pengelolaannya mempengaruhi jumlah yang diterima warga. Termasuk untuk perbaikan infrastruktur serta sarana penunjang laju perekonomian warga.

“Kami bukan membandingkan antara Pemkab Garut dengan Pemkab Bandung, kami hanya meminta ada sikap bijak dari Pemkab Bandung agar kami bisa menikmati bantuan tersebut sesuai dengan yang diberikan,” ujarnya.

Dijelaskan juga oleh Yaya, dia dan warga sudah berbagai cara melakukan upaya dengan harapan bantuan itu bisa diterima secara langsung. Namun hingga saat ini diakuinya belum ada titik temu.



Reporter: Zarina
Penulis: Zarina

Editor: Alfatah

Leave a Reply

Your email address will not be published.