PenaKu.ID – Warga Desa Sukajaya, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan jasad seorang bocah SD berinisial D (11), siswa kelas V, yang ditemukan mengambang di saluran irigasi induk pada Sabtu (8/6/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Setelah menerima laporan dari warga, aparat desa bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RT/RW, dan masyarakat setempat segera mendatangi lokasi kejadian. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Bojongpicung. Tidak lama berselang, tim Inafis Polres Cianjur tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pelaksana Tugas (Pjs) Kepala Desa Sukajaya, Deki Afrianto, mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah mendapat informasi dari aparat desa dan pengurus lingkungan setempat terkait adanya seorang bocah SD yang hanyut di saluran irigasi.
“Setelah menerima informasi dari aparat desa dan Ketua RT/RW, kami langsung menuju lokasi. Ternyata benar, seorang anak berinisial D (11), yang masih duduk di bangku kelas V SD, ditemukan hanyut di saluran irigasi induk,” ujar Deki.
Jasad Bocah SD Berhasil DIevakuasi
Menurutnya, beberapa anggota Polsek Bojongpicung dan tim Inafis Polres Cianjur segera melakukan olah TKP setibanya di lokasi. Sekitar 35 menit kemudian, jasad korban bocah SD tersebut dievakuasi dan dibawa ke RSUD Cianjur untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
“Memang benar telah terjadi peristiwa seorang bocah kelas V SD berinisial D (11) yang ditemukan mengambang di saluran irigasi. Setelah tim Inafis Polres Cianjur melakukan olah TKP, jasad korban langsung dibawa ke RSUD Cianjur,” katanya.
Deki menambahkan, pada sore harinya pihak keluarga menerima informasi dari RSUD Cianjur melalui anggota Polres Cianjur terkait hasil pemeriksaan terhadap korban.
Berdasarkan informasi tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia akibat tercebur ke saluran irigasi. Saat terjatuh, kepala korban diduga membentur benda keras hingga mengalami luka serius. Dari hasil pemeriksaan juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang melibatkan pihak lain.
“Kami menerima informasi dari RSUD Cianjur melalui anggota Polres Cianjur bahwa korban meninggal dunia murni akibat tercebur. Kepala korban diduga membentur benda keras hingga mengalami luka, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dari pihak lain,” pungkasnya.** (tds)











