Religi

Tradisi Imsak di Indonesia: Makna dan Asal-Usulnya

Tradisi Imsak di Indonesia: Makna dan Asal-Usulnya
Tradisi Imsak di Indonesia: Makna dan Asal-Usulnya/(pixabay)

PenaKu.ID – Waktu imsak adalah pemandangan khas Ramadan di Indonesia yang ditandai dengan bunyi sirine atau pengumuman dari masjid.

Meskipun istilah ini tidak dikenal secara formal di negara-negara Timur Tengah, praktiknya memiliki akar kuat dalam tradisi kehati-hatian ulama nusantara.

Interpretasi Hadits tentang Imsak

Konsep ini terinspirasi dari kebiasaan Nabi Muhammad SAW yang berhenti makan sahur dalam durasi setara membaca 50 ayat Al-qur’an sebelum azan Subuh.

Ulama Indonesia kemudian mengonversinya menjadi waktu sekitar 10 menit sebagai tanda “lampu kuning” agar umat tidak terburu-buru.

Sebagai Bentuk Kehati-hatian (Ihtiyat)

Secara bahasa, imsak berarti “menahan diri”. Dalam konteks Indonesia, konsep ini berfungsi sebagai pengingat sosial agar umat Islam bisa menyelesaikan sahur dengan tenang dan bersiap membersihkan diri sebelum memasuki waktu wajib dimulainya puasa saat fajar menyingsing.**

Exit mobile version