PenaKu.ID – Sebuah buku baru berjudul How to Kill a Witch mengungkap sejarah kelam perburuan penyihir di Skotlandia.
Sebagai bentuk penghormatan bagi para korban, sebuah motif tartan resmi kini diluncurkan untuk mengenang ribuan nyawa yang melayang.
Tragedi Tartan Witches of Scotland
Antara tahun 1560 hingga 1700-an, setidaknya 4.000 orang dituduh sebagai penyihir di Skotlandia, dan ribuan di antaranya dieksekusi dengan kejam.
Raja James VI berperan besar dalam memicu ketakutan massal melalui bukunya, Daemonology, yang menjadi panduan untuk memburu mereka yang dianggap bersekutu dengan iblis.
Simbolisme dalam Sehelai Kain Tartan Witches of Scotland
Motif “Witches of Scotland” penuh dengan makna: warna hitam dan abu-abu melambangkan masa kegelapan dan abu pembakaran, merah untuk darah korban, dan merah muda untuk pita legal pengadilan.
Inisiatif ini merupakan puncak dari kampanye panjang untuk mendapatkan keadilan dan permintaan maaf resmi bagi para korban ketidakadilan sejarah.**
