Pemerintahan

Strategi Bupati Bogor: Ajak Depok dan Jabar ‘Patungan’ Bangun Underpass Citayam-Bomang

Strategi Bupati Bogor: Ajak Depok dan Jabar 'Patungan' Bangun Underpass Citayam-Bomang
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, (Foto:Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Bupati Bogor mengumumkan rencana besar pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan Kabupaten Bogor. Hal ini disampaikan saat beliau menghadiri HUT ke-18 Partai Gerindra di Kantor DPC Gerindra Kabupaten Bogor, Jumat (6/2/2026).

Fokus utama pembangunan ini terletak pada dua titik krusial: Underpass Citayam dan Flyover Bojonggede-Kemang (Bomang). Proyek ini dirancang sebagai solusi atas kemacetan di wilayah perbatasan serta untuk mempercepat konektivitas antarwilayah.

Bupati Bogor: Sinergi Lintas Wilayah untuk Underpass Citayam

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan, bahwa Underpass Citayam akan menghubungkan wilayah Citayam (Kota Depok) dan Bojonggede (Kabupaten Bogor). Mengingat lokasinya berada di perbatasan, proyek ini dijalankan dengan skema kolaborasi.

“Lahan yang masuk wilayah Kabupaten Bogor dibebaskan oleh Pemkab Bogor, lahan yang masuk Kota Depok dibebaskan oleh Pemerintah Kota Depok, sedangkan infrastrukturnya dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” jelas Rudy Susmanto.

Tahapan proyek Underpass Citayam ini akan dimulai pada tahun 2026, mencakup penetapan lokasi, appraisal, hingga pembebasan lahan.

Flyover Bomang: Akses Langsung Tanpa Tol

Selain underpass, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan Flyover Bojonggede-Kemang (Bomang) yang dijadwalkan mulai konstruksi pada tahun 2027. Proyek ini bertujuan menyambungkan wilayah Bojonggede, Kemang, hingga Parung agar terhubung langsung dengan jalur Tegar Beriman.

“Masyarakat tidak perlu lagi melingkar melalui Tol Sentul untuk menuju pusat pemerintahan (Tegar Beriman). Aksesnya bisa langsung,” tambah Rudy.

Berdasarkan perencanaan Detail Engineering Design (DED), anggaran untuk Flyover Bomang diperkirakan mencapai hampir Rp150 miliar.

Pemerataan Ekonomi

Rudy berharap dengan terbukanya aksesibilitas dan konektivitas ini, potensi ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Bogor dapat tumbuh secara merata.

“Saat semua wilayah saling terhubung, kita memiliki harapan besar akan terjadinya pemerataan pembangunan dan pergerakan ekonomi yang merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” pungkasnya.***

Exit mobile version