PenaKu.ID – Ada pemandangan menarik dari unggahan status WhatsApp dari salah satu Anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi III, Nurodin, atau yang akrab disapa Jaro Peloy.
Alih-alih bersantai di akhir pekan, politisi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Bogor ini justru terlihat asyik berlumur lumpur di tengah sawah.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, Jaro Peloy nampak mengenakan pakaian santai dan kacamata, namun tetap lincah membelah genangan air sawah. Ia tidak sendirian; bersama para petani setempat, ia mempraktekkan langsung teknik tanam padi yang cukup populer di kalangan petani modern.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKB Mengenalkan Teknik ‘Jajar Legowo’
Sambil mendorong alat penanam padi manual, Jaro Peloy menjelaskan pentingnya inovasi dalam pertanian. Ia menekankan penggunaan pola tanam Jajar Legowo.
“Ini pola Jajar Legowo, biar lebih efektif dan hasilnya optimal,” ujar Jaro Peloy penuh semangat dalam video tersebut.
Teknik Jajar Legowo sendiri merupakan sistem penanaman padi yang mengatur jarak tanam sedemikian rupa sehingga terdapat lorong-lorong kosong di antara barisan tanaman.
Hal ini bertujuan untuk meningkatkan populasi tanaman serta mempermudah pemeliharaan, seperti pemupukan dan pengendalian hama.
Filosofi Menanam: Kebaikan untuk Kebaikan
Tak hanya bicara teknis, Jaro Peloy juga menyisipkan pesan moral yang mendalam bagi para pengikutnya di media sosial. Sambil memantau kondisi sawah di bawah langit yang mendung, ia memberikan wejangan tentang hukum sebab-akibat.
“Siapa yang menanam, dia akan memanen. Baik menanam kebaikan, maupun sebaliknya,” ucapnya filosofis.
Aksi turun ke sawah ini dilakukan Jaro Peloy di tengah cuaca hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor. Meski basah kuyup, ia terlihat menikmati momen kebersamaan dengan konstituennya.
Hal tersebut menunjukkan sisi humanis seorang wakil rakyat yang tak segan turun langsung ke lapangan untuk merasakan denyut nadi kehidupan petani.
Momen ini pun menuai respon positif dari berbagai pihak yang melihatnya sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ketahanan pangan lokal di Bumi Tegar Beriman.***
