PenaKu.ID – Ribuan siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA di Kabupaten Bandung menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang diserahkan secara simbolis di Pondok Pesantren Sa’addatud Daroin, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Cucun A. Syamsurizal, tersebut dihadiri ribuan orang tua dan pelajar penerima manfaat. Acara berlangsung tertib dan meriah dengan diawali sambutan serta lantunan selawat yang menjadi tradisi dalam setiap kegiatan di lingkungan pesantren.
Anggota Fraksi PKB DPRD Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor, mengatakan penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar merupakan bentuk kepedulian terhadap generasi muda, khususnya dalam mendukung kelancaran proses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
Menurut Humaira, total penerima bantuan Program Indonesia Pintar di Kabupaten Bandung mencapai 8.000 siswa. Sementara itu, khusus wilayah Kecamatan Solokan Jeruk terdapat sekitar 3.000 siswa penerima manfaat yang penyalurannya dibagi dalam dua sesi kegiatan.
“Seluruhnya berjumlah 8.000 siswa di Kabupaten Bandung. Khusus di Solokan Jeruk ada 3.000 siswa penerima PIP dan pembagiannya dilakukan dalam dua acara,” ujar Humaira kepada awak media.
Antusias Penerima PIP
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. Para orang tua siswa menyambut baik bantuan pendidikan yang dinilai dapat meringankan beban biaya sekolah.
Salah seorang wali murid penerima PIP, Ani (35), mengaku bersyukur anaknya mendapatkan bantuan tersebut. Ia menilai biaya pendidikan, terutama untuk kebutuhan operasional sekolah, masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga.
“Alhamdulillah anak saya mendapatkan bantuan PIP. Kami sangat senang karena biaya pendidikan, khususnya operasional sekolah, cukup tinggi. Dengan adanya bantuan PIP dari H. Cucun dan Teh Ira, kami merasa sangat terbantu,” ungkapnya.
Penyerahan simbolis bantuan PIP berlangsung sejak pagi hari dan dilanjutkan kembali pada sesi siang hari guna melayani seluruh penerima yang telah dijadwalkan.**
