PenaPeristiwa

Petani Tewas Diduga Hirup Gas Beracun dalam Sumur

PenaKu.ID – Seorang petani di Madiun, Jawa Timur, ditemukan tergeletak tak bernyawa di sebuah sumur tengah sawah miliknya, Selasa (15/ 12). Tewasnya korban diduga akibat menghirup gas beracun dalam sumur yang tengah diperbaiki.

Jasad korban yang diketahui bernama KS (55) tahun, warga Kecamatan Mejayan, pertama kali ditemukan Suyatno, keluarganya, yang memang tengah memang tengah mencari.

“Saya memang belum mencari keberadaannya. Karena sejak pagi pamit ke sawah, belum pulang,” tutur Suyatno kepada jurnalis.

Dijelaskan Suyatno, dalam upaya pencarian dia curiga ke sebuah sumur dalam gubuk milik korban, yang sengaja diperbaiki. Korban sengaja memperbaiki mesin pompa air yang ngadat, untuk irigasi sawahnya sehari hari.

Suyatno mengaku dua kali menengok gubuk, lantaran suasananya gelap. Dia pulang untuk mengambil lampu penerang portabel, dan baru mengetahui kalau korban sudah tewas di lokasi itu.

“Pertama saya datang ke gubuk itu, tidak kelihatan apa apa karena gelap. Makanya saya pulang mengambil senter. Dan baru jelas kondisi korban,” kata Suyatno.

Para petani setempat dalam sekejap langsung merapat ke titik kejadian, lantaran Suyatno sengaja berteriak meminta tolong.

Aparat kepolisian setempat yang tiba di lokasi lokasi kejadian bersama Tim SAR gabungan, langusng berupaya melakukan evakuasi jasad korban.

Pemeriksaan polisi dan petugas medis Puskesmas setempat, untuk sementara menyimpulkan tewasnya korban akibat menghirup gas beracun dalam sumur.

Polisi tidak melihat adanya tanda tanda penganiayaan pada tubuh korban. Karenanya, polisi langsung menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarganya untuk segera dimakamkan.



(Fin/bang)

Related Articles

2 Comments

  1. 508832 16450I like the valuable information you offer within your articles. Ill bookmark your blog and check once again here regularly. Im quite certain Ill learn a lot of new stuff proper here! Excellent luck for the next! 272809

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button