Peristiwa

Percobaan Pencurian di The Tamar Village Cianjur Gagal Total

×

Percobaan Pencurian di The Tamar Village Cianjur Gagal Total

Sebarkan artikel ini
Percobaan Pencurian di The Tamar Village Cianjur Gagal Total
Percobaan Pencurian di The Tamar Village Cianjur Gagal Total. /Ilustrasi (foto: istimewa)

PenaKu.ID – Aksi dugaan percobaan pencurian terjadi di Perumahan The Tamar Village, Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (14/6/2026) sore. Pelaku yang diduga masuk ke dalam rumah melalui jendela gagal membawa barang berharga setelah aksinya diketahui oleh pemilik rumah yang baru kembali ke kediamannya.

Peristiwa dugaan pencurian tersebut sempat terekam video dan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat keberadaan seorang pria tak dikenal di dalam rumah saat pemilik bersama keluarganya tiba sekitar pukul 16.00 WIB.

Ketua RT setempat, Robiyana, mengatakan rumah tersebut dalam keadaan kosong sejak siang karena ditinggal oleh pemiliknya.

“Rumah ditinggal pemiliknya sejak pukul 11.00 WIB. Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Robiyana, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, aksi pelaku terungkap ketika pemilik rumah bersama anggota keluarganya tiba di lokasi. Saat hendak masuk, salah seorang anggota keluarga melihat sosok asing berada di dalam rumah dan sempat mengintip melalui jendela.

“Saat ibu pemilik rumah datang, ternyata ada orang di dalam. Anaknya sempat mengingatkan agar tidak masuk terlebih dahulu karena melihat ada seseorang di dalam rumah,” ujarnya.

Dugaan Pelaku Pencurian Kabur

Menyadari keberadaannya diketahui, pelaku yang diduga beraksi seorang diri langsung melarikan diri. Pelaku kabur melalui bagian belakang kompleks menuju area persawahan.

“Pelakunya satu orang. Setelah ketahuan langsung lari ke arah sawah,” ungkap Robiyana.

Beruntung, pelaku tidak sempat membawa barang apa pun dari dalam rumah. Namun, diduga terjadi kerusakan pada bagian rumah saat pelaku berusaha masuk. Pemilik rumah mengalami kerugian material sekitar Rp500 ribu akibat pecahnya kaca etalase.

“Alhamdulillah tidak ada barang yang hilang. Hanya kaca etalase yang pecah dengan kerugian sekitar Rp500 ribu,” katanya.

Warga sekitar tidak sempat melakukan pengejaran karena kondisi lingkungan saat kejadian relatif sepi. Selain itu, hanya sedikit warga yang berada di sekitar lokasi ketika pelaku melarikan diri.

Kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian. Pada malam hari setelah kejadian, aparat keamanan bersama petugas terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan pendataan.

“Sudah dilaporkan. Malam itu juga aparat datang ke lokasi,” tutur Robiyana.

Hingga kini, dugaan percobaan pencurian tersebut masih dalam penanganan pihak berwenang. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan memastikan rumah dalam kondisi aman saat ditinggalkan dalam waktu yang cukup lama.**