PenaKu.ID – Polrestabes Bandung mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang terjadi di kawasan Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat. Dalam kasus tersebut, dua orang pelaku berhasil diamankan setelah diduga merampas sepeda motor milik seorang kurir paket dengan ancaman senjata tajam.
Pelaksana Tugas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Adiwijaya melalui Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton didampingi Kasi Humas AKP Nurindah Murdiani menyampaikan, peristiwa itu terjadi pada Minggu, 3 Mei 2026 sekitar pukul 13.47 WIB di Jalan Maksudi, tepatnya di depan Nomor 14 RT 04 RW 04, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung.
Korban diketahui bernama Hasan Al Nazhari (26), warga Astanaanyar, Kota Bandung. Saat kejadian, korban tengah mengantarkan paket dan berhenti untuk berteduh akibat hujan deras.
Berdasarkan hasil penyelidikan Satreskrim Polrestabes Bandung, polisi berhasil menangkap dua tersangka berinisial R alias E (25) dan RR (28). Keduanya diduga terlibat langsung dalam aksi pencurian dengan kekerasan tersebut.
AKBP Anton menjelaskan, para pelaku menjalankan aksinya dengan mendatangi korban menggunakan dua unit sepeda motor. Salah seorang pelaku kemudian berpura-pura meminta plastik kepada korban untuk membungkus telepon genggamnya.
Namun, setelah korban mengaku tidak memiliki plastik, pelaku tiba-tiba mengeluarkan sebilah pisau dan mengarahkannya ke korban sambil berupaya melakukan penusukan. Korban sempat menghindar dari serangan tersebut.
Polisi di Kota Bandung Masih Memburu Pelaku Lain
Di saat bersamaan, para pelaku langsung mengambil sepeda motor milik korban yang masih dalam keadaan kunci tergantung, lalu melarikan diri dari lokasi kejadian.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha XRide, sebilah pisau, serta pakaian dan atribut yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.
Saat ini Satreskrim Polrestabes Bandung masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam tindak pidana tersebut.
Konferensi pers pengungkapan kasus berlangsung aman, tertib, dan kondusif.**
