PenaKu.ID – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan tabrakan kereta api di Bekasi Jawa Barat kembali bertambah. Hingga Selasa (28/4/2026), total korban tewas tercatat mencapai 14 orang, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.
Perkembangan terbaru ini mengacu pada laporan Reuters, yang menyebutkan jumlah korban meningkat seiring proses evakuasi yang masih berlangsung di lokasi kejadian tabrakan kereta api.
Sebelumnya, data awal dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tujuh orang meninggal dunia dan sekitar 80 orang mengalami luka-luka dalam peristiwa tabrakan kereta api itu. Namun, angka tersebut berubah setelah tim penyelamat menemukan tambahan korban di dalam rangkaian kereta yang terdampak.
Evakuasi Tabrakan Kereta Api Masih Berlangsung
Hingga kini, petugas gabungan masih melakukan penyisiran menyeluruh guna memastikan tidak ada korban yang tertinggal. Di sisi lain, sejumlah korban luka dilaporkan masih mendapatkan perawatan intensif di beberapa rumah sakit di wilayah Bekasi.
Penyebab pasti kecelakaan belum dapat dipastikan. Otoritas terkait saat ini masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan data serta keterangan dari berbagai pihak, termasuk masinis dan petugas operasional yang bertugas saat insiden terjadi.
Perbedaan data korban yang sempat muncul sebelumnya disebut sebagai hal yang lazim dalam situasi darurat. Proses evakuasi yang berlangsung bertahap serta pembaruan informasi dari berbagai fasilitas kesehatan menjadi faktor utama perubahan jumlah korban.
Pemerintah dan instansi terkait diharapkan segera memberikan keterangan resmi lanjutan, baik untuk memastikan data akhir korban maupun mengungkap penyebab kecelakaan secara transparan.** (tds)










