PenaKu.ID – Perang yang tengah berkecamuk di Iran telah memicu krisis energi global dan menjadi perhatian serius bagi banyak negara.
Dalam perjalanannya menuju Beijing, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sempat menyampaikan keinginan agar China lebih proaktif dalam membantu menyelesaikan konflik tersebut guna menstabilkan pasar energi dunia.
Absensi Isu Iran dalam Pernyataan Resmi Trump dan Xi
Menariknya, dalam pernyataan resmi pasca pertemuan antara Trump dan Xi Jinping, topik mengenai Iran hampir tidak muncul secara eksplisit.
Dokumen resmi lebih banyak menyoroti isu perdagangan dan status Taiwan. Meskipun demikian, kedua pemimpin disebut sempat melakukan pertukaran pandangan mengenai situasi umum di Timur Tengah.
Alasan Pertemuan Trump dan Xi
AS mendesak China untuk membawa Iran kembali ke meja perundingan, mengingat pengaruh ekonomi China di wilayah tersebut cukup kuat.
Di sisi lain, Beijing tampak lebih memilih peran sebagai juru damai di balik layar tanpa ingin terlibat terlalu jauh dalam konflik bersenjata. Dinamika ini menunjukkan betapa kompleksnya penyelesaian krisis di Timur Tengah.**
