PenaKu.ID – Awal tahun 2026 dibuka dengan ketegangan di kawasan Asia Timur setelah Korea Utara meluncurkan dua rudal balistik pada Minggu pagi.
Ini merupakan aktivitas militer pertama Pyongyang setelah hampir dua bulan absen. Pemerintah Jepang segera merespons dengan mengeluarkan peringatan dini meskipun rudal tersebut jatuh di luar ZEE mereka.
Detail Teknis Korea Utara Luncurkan Rudal
Rudal tersebut diluncurkan dari pesisir barat Korea Utara dan mencapai ketinggian sekitar 50 kilometer dengan jarak tempuh hingga 950 kilometer.
Lintasan terbang yang tidak beraturan menjadi perhatian serius bagi otoritas pertahanan Jepang dan Korea Selatan karena menunjukkan kemampuan teknologi rudal yang semakin sulit diprediksi secara akurat.
Protes Keras Diplomatik Korea Utara Luncurkan Rudal
Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, telah melayangkan protes keras melalui jalur diplomatik di Beijing. Aksi ini dianggap sebagai ancaman nyata bagi perdamaian internasional.
Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan kini mempererat koordinasi intelijen untuk memantau kemungkinan adanya uji coba nuklir atau peluncuran rudal lanjutan.**
