PenaKu.ID – Membangun rumah tangga dengan dua istri bukanlah perkara mudah, terutama dalam hal menjaga keadilan.
Keadilan bukan berarti membagi segala sesuatu secara matematika sama persis, melainkan memberikan hak masing-masing istri sesuai porsinya dengan penuh ketulusan. Ini adalah kunci utama agar konflik internal dalam keluarga besar dapat diminimalisir.
Makna Keadilan Poligami yang Sesungguhnya
Seorang suami harus mampu bersikap objektif dalam memberikan perhatian, waktu, dan nafkah.
Keadilan dalam kasih sayang mungkin sulit diatur sepenuhnya secara perasaan, namun dalam tindakan nyata seperti pembagian malam dan pemenuhan kebutuhan materi, suami wajib berlaku setara tanpa memihak salah satu pihak secara mencolok.
Komunikasi sebagai Jembatan Harmonisasi Poligami
Keterbukaan adalah pondasi agar tidak terjadi kecemburuan yang merusak. Suami perlu sering berdialog dengan kedua istri untuk mendengar aspirasi mereka.
Dengan komunikasi yang sehat, rasa saling menghargai akan tumbuh, sehingga tercipta lingkungan keluarga yang damai dan penuh keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.**
