Sosial

Inovasi Makan Bergizi Gratis: Siswa SMPN 4 Kota Sukabumi Nikmati Sensasi Prasmanan

IMG 20260212 WA0060
Foto Istimewa: Para Siswa SMPN 4 Kota Sukabumi Saat Mengantri Untuk Menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) Dengan Cara Prasmanan yang di Sajikan Dapur SPPG di wilayah Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Kamis (12/2/2026).

PenaKu.ID – Suasana makan siang di SMPN 4 Kota Sukabumi terasa berbeda dari biasanya. Sebanyak 930 siswa tampak antusias menikmati program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan dengan konsep prasmanan, Kamis (12/2/2026).

Langkah inovatif ini diambil oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gunungpuyuh Karamat untuk mempererat sinergi dengan pihak sekolah sekaligus memberikan pengalaman makan yang lebih berkesan bagi para siswa.

Kepala SPPG Gunungpuyuh Karamat, Didi Ahyadi, menjelaskan bahwa perubahan teknis penyajian ini bertujuan untuk menghadirkan suasana yang lebih hangat dan akrab.

“Konsep prasmanan ini bukan sekadar soal cara menyaji. Kami ingin program MBG tidak dipandang sebagai rutinitas operasional biasa, melainkan pengalaman positif bagi siswa dengan tetap mengedepankan standar gizi yang ketat,” ujar Didi kepada PenaKu.ID Kamis (12/2/2026).

Fleksibilitas Pelayanan SPPG

Penerapan konsep prasmanan di SMPN 4 merupakan kali kedua setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di SMK 2 Kota Sukabumi. Didi menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap permintaan sekolah terkait model penyajian.

“Jika sekolah menginginkan konsep prasmanan, kami siap memfasilitasi. Fokus utama kami adalah memastikan asupan gizi siswa tetap terpenuhi sesuai dengan standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN),” tambahnya.

Menu Lengkap dan Seimbang

Untuk mendukung kesehatan siswa, menu yang dihidangkan telah dirancang dengan komposisi gizi seimbang, meliputi:

– Karbohidrat: Nasi putih.

– Protein: Branded chicken dan tahu bumbu  Padang.

– Serat: Cah brokoli dan wortel.

– Pelengkap: Susu pasteurisasi serta buah semangka dan melon.

Inovasi ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga membangun budaya kebersamaan di lingkungan sekolah.

Respon Positif Siswa

Salah seorang siswi, Seril Putri Angraina, menyambut baik perubahan ini. Menurutnya, konsep prasmanan membuat waktu makan siang menjadi lebih menyenangkan dan meningkatkan selera makan.

“Senang sekali karena menunya variatif dan cara penyajiannya bikin lebih nyaman. Saya berharap model prasmanan seperti ini bisa terus berlanjut ke depannya,”pungkasnya.

***

Exit mobile version