PenaKu.ID – Mempertahankan hubungan sosial memang penting, namun tidak semua pertemanan membawa dampak positif. Terkadang, kita terjebak dalam lingkaran pertemanan toksik yang justru menguras energi dan merusak kesehatan mental.
Mengenali tanda-tanda lingkungan yang tidak sehat adalah langkah awal untuk menyelamatkan kesejahteraan diri Anda.
Dampak Negatif Hubungan Pertemanan Toksik
Pertemanan toksik sering kali diwarnai dengan kritik yang menjatuhkan, manipulasi, hingga rasa persaingan yang tidak sehat.
Alih-alih merasa didukung, Anda mungkin merasa cemas atau rendah diri setelah berinteraksi dengan mereka. Jika dibiarkan, stres kronis akibat hubungan ini dapat berdampak pada kesehatan fisik dan produktivitas harian.
Langkah Berani untuk Membatasi Diri dalam Pertemanan Toksik
Menjauh bukan berarti memusuhi, melainkan bentuk kasih sayang terhadap diri sendiri. Mulailah dengan menetapkan batasan yang tegas atau secara bertahap mengurangi intensitas pertemuan.
Fokuslah untuk membangun koneksi dengan orang-orang yang memberikan apresiasi dan dukungan tulus, karena lingkungan yang positif adalah kunci pertumbuhan pribadi.**
