Olahraga

Jepang vs Uruguay: Samurai Biru Menang 3-1

×

Jepang vs Uruguay: Samurai Biru Menang 3-1

Sebarkan artikel ini
Jepang vs Uruguay: Samurai Biru Menang 3-1
Jepang vs Uruguay: Samurai Biru Menang 3-1. /Instagram japanfootballassociation

PenaKu.ID – Timnas Jepang meraih kemenangan 3-1 atas Uruguay dalam laga persahabatan internasional di Q&A Stadium Miyagi, Kamis (24/9/2026). Tuan rumah memastikan kemenangan setelah mencetak dua gol pada masa tambahan waktu.

Pertandingan berlangsung ketat sepanjang waktu normal. Skuad Samurai Biru sempat unggul lebih dahulu melalui Kuryu Matsuki pada menit ke-11, sebelum Uruguay menyamakan kedudukan lewat Maximiliano Araújo menjelang turun minum.

Kemenangan Samurai Biru akhirnya ditentukan pada masa injury time. Kento Shiogai mencetak gol pada menit 90+1, kemudian Ayase Ueda melengkapi kemenangan tuan rumah lewat gol pada menit 90+6.

Jepang Unggul Lebih Dulu Lewat Matsuki

Skuad Samurai Biru langsung bermain agresif sejak awal pertandingan. Anak asuh Hajime Moriyasu mampu memberikan tekanan dan membuka keunggulan ketika laga baru berjalan 11 menit.

Kuryu Matsuki menjadi pencetak gol pertama Samurai Biru. Ia memanfaatkan ruang di sisi kanan sebelum bergerak ke tengah dan melepaskan tembakan kaki kiri.

Bola hasil tendangan Matsuki tidak mampu dihentikan kiper Uruguay, Santiago Mele, sehingga Samurai Biru memimpin 1-0.

Gol tersebut memiliki arti tersendiri bagi Matsuki karena menjadi momen penting dalam penampilan perdananya bersama timnas senior Jepang.

Uruguay Menyamakan Kedudukan

Uruguay yang berada di bawah arahan Diego Forlán segera merespons ketertinggalan. La Celeste meningkatkan tekanan hingga akhirnya memperoleh gol penyeimbang pada menit ke-42.

Maximiliano Araújo berhasil mencatatkan namanya di papan skor untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Tidak ada gol tambahan hingga babak pertama selesai. Kedua tim pun memasuki ruang ganti dalam keadaan imbang.

Uruguay Lebih Banyak Lepaskan Tembakan

Permainan menjadi lebih terbuka pada babak kedua. Samurai Biru mencoba membangun serangan melalui kombinasi pemain sayap dan lini tengah, sedangkan Uruguay beberapa kali menggunakan serangan langsung untuk mencari celah di pertahanan tuan rumah.

Secara statistik, Uruguay justru lebih aktif dalam melakukan percobaan. La Celeste mencatatkan sembilan tembakan, dengan enam di antaranya tepat mengarah ke gawang.

Sementara itu, Samurai Biru menghasilkan tiga tembakan dan hanya satu yang tercatat tepat sasaran.

Penguasaan bola kedua tim juga relatif berimbang, masing-masing berada di kisaran 50 persen. Meski memiliki jumlah percobaan lebih sedikit, Jepang mampu memanfaatkan peluang pada momen-momen krusial.

Moriyasu Masukkan Sejumlah Pemain

Untuk meningkatkan daya gedor, Moriyasu melakukan sejumlah pergantian pemain pada babak kedua.

Ayase Ueda, Takefusa Kubo, Junya Ito, Daichi Kamada, dan Kento Shiogai mendapat kesempatan tampil.

Pergantian tersebut kemudian memberikan pengaruh terhadap permainan Samurai Biru, terutama ketika pertandingan memasuki fase akhir.

Shiogai dan Ueda Cetak Gol di Injury Time

Ketika waktu normal hampir berakhir, kedudukan masih sama kuat 1-1. Samurai Biru kemudian menemukan momentum penting pada masa tambahan waktu.

Kento Shiogai membawa Jepang kembali memimpin pada menit 90+1. Pemain yang baru masuk pada menit ke-83 tersebut hanya membutuhkan beberapa menit untuk memberikan kontribusi langsung.

Gol Shiogai membuat skor berubah menjadi 2-1 untuk Jepang.

Uruguay berusaha mengejar dan mencari gol penyama kedudukan. Namun, tekanan untuk mencetak gol membuat ruang di lini pertahanan mereka semakin terbuka.

Jepang Mampu Memanfaatkan Kondisi

Pada menit 90+6, Ayase Ueda mencetak gol ketiga Jepang. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan tuan rumah dengan skor akhir 3-1.

Peluit panjang kemudian dibunyikan dan memastikan Jepang menutup pertandingan dengan kemenangan.

Matsuki dan Shiogai Jadi Sorotan

Kuryu Matsuki menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian dalam pertandingan ini. Selain mencetak gol pembuka, ia juga beberapa kali memberikan ancaman dari sektor sayap dan terlibat dalam pembangunan serangan Jepang.

Penampilannya semakin mencuri perhatian karena gol tersebut tercipta dalam laga debutnya bersama timnas senior Jepang.

Kento Shiogai juga memberikan kontribusi penting. Masuk pada menit ke-83, ia hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk mencetak gol yang mengubah kedudukan sekaligus mengembalikan keunggulan Jepang.

Kemenangan ini menunjukkan efektivitas Jepang dalam memanfaatkan peluang. Uruguay memang menghasilkan lebih banyak tembakan, tetapi Jepang mampu memaksimalkan momen penting untuk mencetak tiga gol.

Pertandingan di Miyagi tersebut sekaligus menjadi laga perdana Diego Forlán sebagai pelatih timnas senior Uruguay. Sementara itu, Jepang masih berada di bawah kepemimpinan Hajime Moriyasu.** (tds)