PenaKu.ID – Bupati Bandung Barat, Jawa Barat, Jeje Ritchie Ismail, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui tiga sektor utama, yakni infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
Hal itu disampaikan Jeje Ritchie Ismail saat menghadiri kegiatan halalbihalal di Masjid Ash Siddiq, Selasa (31/3/2026). Ia menilai, momentum Idulfitri tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi memiliki makna strategis untuk memperkuat silaturahmi dan sinergi antarelemen masyarakat.
“Atas nama pribadi, saya menyampaikan taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Jeje Ritchie Ismail usai kegiatan.
Jeje memastikan, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Bandung Barat masih berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan, peningkatan kualitas pendidikan, serta optimalisasi pelayanan kesehatan.
“Kami tetap konsisten pada sektor prioritas, yaitu infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Harapannya, seluruh program dapat berjalan sesuai rencana tanpa hambatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, ketiga sektor tersebut menjadi fondasi penting dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Jeje Ritchie Ismail Tekankan Koordinasi, Program AMANAH Dipantau Ketat
Dalam kesempatan itu, Jeje juga menyoroti pentingnya komunikasi dan koordinasi antar pihak dalam menjalankan program pembangunan, khususnya yang tergabung dalam visi misi AMANAH.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus melakukan pemantauan guna memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana dan terhindar dari potensi miskomunikasi.
“Kami tidak ingin ada miskomunikasi. Semua harus berjalan sesuai rencana awal demi kepentingan masyarakat Bandung Barat,” tegasnya.
Jeje Ritchie Ismail: Idulfitri Jadi Momentum Evaluasi dan Kebersamaan
Di tengah suasana Idulfitri, Jeje turut mengakui masih adanya kekurangan dalam pelayanan pemerintah selama setahun terakhir. Ia menilai, halalbihalal menjadi momen penting untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat kebersamaan.
“Melalui momen ini, mari kita lapangkan hati untuk saling memaafkan, membersihkan diri, dan mempererat persaudaraan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen, termasuk masyarakat, mitra kerja, dan pemangku kepentingan.
Jeje juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun daerah.
“Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, saya yakin kita mampu mewujudkan Kabupaten Bandung Barat yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.
Ia berharap semangat Idulfitri dapat menjadi energi baru bagi semua pihak untuk terus berbenah dan meningkatkan etos kerja, sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.**
