PenaKu.ID – Bogor, yang pada masa kolonial Hindia Belanda dikenal dengan nama Buitenzorg, menyimpan kekayaan sejarah yang tak habis untuk dikupas.
Salah satu bukti autentik yang menarik perhatian adalah visualisasi kuno Lambang Kota (Gemeente) Buitenzorg yang dirilis hampir seabad silam.
Jejak Sejarah Lambang Peninggalan Masa Belanda Bogor/Buitenzorg
Berdasarkan data dokumen arsip digital yang dikatalogkan oleh arsipfakta.com, lambang kota bersejarah ini tercatat dengan nomor katalog KITLV 36D760.
Menariknya, visual lambang yang sarat akan nilai seni tinggi ini sempat dipublikasikan secara luas dalam kalender tahunan milik Stoomvaart Maatschappij Nederland pada tahun 1927, sebuah perusahaan pelayaran terkemuka milik Belanda kala itu.
Secara visual, lambang tersebut mengombinasikan elemen estetika kolonial yang megah dengan karakteristik lokal Bogor, lengkap dengan simbol singa kembar khas heraldik Eropa serta siluet pemandangan gunung yang merepresentasikan lanskap alam priangan yang sejuk.
Mahakarya T. van der Laars untuk Sebuah Kerajaan
Dokumen sejarah yang masuk dalam kategori simbol negara ini dikaitkan erat dengan nama T. van der Laars, seorang pakar sekaligus perancang heraldik terkemuka pada zamannya.
Berikut data pelengkap mengenai dokumen sejarah lambang Kota Buitenzorg:
• Nama Objek: Lambang Kota Buitenzorg
• Kreator: T. van der Laars
• Tahun Rilis: 1927
• Koleksi: Citra Asia Tenggara & Karibia (KITLV)
• Sumber: Perpustakaan Universitas Leiden (Leiden University Library), Belanda
Arsip digital Lambang Kota Buitenzorg ini menjadi bagian penting dalam seri dokumentasi bertajuk “Lambang untuk Sebuah Kerajaan”.
Kehadiran arsip yang tersimpan rapi di Universitas Leiden, Belanda ini menjadi jendela bagi generasi muda, khususnya warga Kota Bogor, untuk mengenal lebih dalam mengenai identitas dan dinamika visual Kota Hujan dari masa ke masa.***
