PenaKu.ID – Kalimat getir meluncur dari bibir Kepala Sekolah SDN Tajur 07 Citeureup, menceritakan kondisi anak muridnya belajar seperti Ayam Kedinginan.
Aspirasi mengenai infrastruktur pendidikan menjadi sorotan utama dalam kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2025-2026 Anggota DPRD Kabupaten Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Kecamatan Citeureup.
Acara yang digelar di Kecamatan Citeureup pada Selasa (10/2/2026) ini menjadi wadah bagi warga dan instansi untuk menyampaikan keluhan langsung kepada wakil rakyat.
Salah satu aspirasi yang cukup menyita perhatian datang dari Ina Nur Azizah, Kepala Sekolah SDN Tajur 07. Dalam kesempatan tersebut, Ina memaparkan kondisi memprihatinkan yang dialami sekolahnya yang berlokasi di ujung Kecamatan Citeureup, berbatasan dengan Kecamatan Sukamakmur.
Murid SDN Tajur 07 Masih Belajar di Atas Panggung Bak Ayam Kedinginan
Ina mengungkapkan bahwa sekolahnya berada di wilayah rawan longsor dan kondisi tanah yang terus bergerak. Akibatnya, dua ruang kelas mengalami kerusakan parah hingga tidak layak digunakan.
“Saat ini, anak-anak terpaksa belajar di atas panggung sementara. Kalau cuaca cerah mungkin terasa nyaman karena angin sepoi-sepoi, tapi kalau hujan terus-menerus, anak-anak kedinginan seperti ayam yang menggigil,” ujar Ina di hadapan para anggota dewan dan peserta reses lainnya.
Menanti Realisasi Perbaikan dari Pemerintah Daerah dan Undang DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Langsung ke Lokasi
Meskipun SDN Tajur 07 dikabarkan sudah masuk dalam daftar prioritas pembangunan atau rehabilitasi, hingga kini pihak sekolah masih menanti tindak lanjut nyata.
Selain perbaikan kelas, Ina juga menekankan pentingnya pembangunan Turap (dinding penahan tanah) untuk mencegah longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan siswa.
“Kami sudah mengajukan permohonan, namun belum ada follow-up lebih lanjut. Kami sangat berharap aspirasi ini bisa dikawal hingga terealisasi,” tambahnya.
Ia bahkan mengundang secara langsung para anggota dewan untuk meninjau lokasi guna melihat kondisi lapangan yang sebenarnya.***
