Pemerintahan

Hapus Praktik Jual Beli Jabatan, Bupati Bogor Lantik Pejabat Baru dengan Mekanisme Transparan

Hapus Praktik Jual Beli Jabatan, Bupati Bogor Lantik Pejabat Baru dengan Mekanisme Transparan
Bupati Bogor Rudy Susmanto Lantik Pejabat 19 pejabat struktural dan 5 pejabat fungsional di Pemerintah Kabupaten Bogor. (Foto: Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kembali melakukan penyegaran organisasi dengan melantik 19 pejabat struktural dan 5 pejabat fungsional. 

Prosesi pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, pada Jumat (13/2/2026) di Pendopo Bupati Bogor Tegar Beriman, Cibinong.

Bupati Bogor menyampaikan, bahwa pelantikan ini merupakan langkah awal untuk mengisi sejumlah kekosongan jabatan di lingkungan Pemkab Bogor. 

Pelantikan Pejabat Memakai Mekanisme Jenjang Karier ASN yang Lebih Transparan dan Inklusif

Menurutnya, masih terdapat sekitar 96 jabatan yang belum terisi dari total 105 posisi yang kosong di berbagai level, mulai dari Eselon II, III, hingga IV.

“Tahapan pengisian jabatan akan terus kita lakukan. Maksimal dua minggu lagi, kami akan menerapkan mekanisme jenjang karier ASN yang lebih transparan dan inklusif,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto di Hadapan Awak Media.

Rudy Susmanto juga menekankan sebuah terobosan baru dalam sistem promosi jabatan di Kabupaten Bogor. Jika sebelumnya open bidding atau lelang jabatan hanya berlaku untuk Eselon II, ke depannya sistem serupa akan dibuka untuk Eselon III dan IV. 

Hal ini bertujuan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh ASN di Kabupaten Bogor, termasuk mereka yang bertugas di wilayah pelosok seperti di kelurahan, kecamatan, maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Bupati Bogor Tegaskan Komitmen Anti Jual Beli Jabatan

Salah satu poin krusial yang ditegaskan Bupati Rudy Susmanto adalah komitmen kuat terhadap integritas dalam penataan birokrasi. Ia menjamin bahwa di masa kepemimpinannya bersama Ade Ruhandi, tidak ada praktik jual beli jabatan.

“Kami pastikan, di pemerintahan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi, tidak ada jual beli jabatan. Jika ada bukti ASN yang mendapatkan posisi dengan menggunakan uang, tunjukkan buktinya, dan kami justru akan menaikkan jabatan pelapor tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kejujurannya,” tegas Rudy.

Persiapan SDM Menjelang Ramadan

Pelantikan ini juga dipandang sebagai upaya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) agar pelayanan publik tetap prima. Rudy berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menunjukkan potensi terbaik di bidang masing-masing.

Di akhir pernyataannya, mengingat hari ini merupakan Jumat terakhir sebelum memasuki bulan suci, Bupati Rudy Susmanto menyempatkan diri untuk mengucapkan selamat menyambut bulan Ramadan bagi seluruh masyarakat dan awak media.

“Ini adalah hari kerja terakhir sebelum Ramadan. Kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh rekan-rekan media dan masyarakat Kabupaten Bogor,” tutupnya.***

Exit mobile version