Geliat Budidaya Ikan Koi Di Kota Cianjur Mulai Tumbuh.

Kab. Cianjur, LabakiNews.id –

Pelakunya tiga orang warga Desa Bojongpicung yang tergabung dalam Kelompok Budidaya Ikan Koi Tiga sekawan yang berhasil memasarkan ikan hias tersebut hingga ke Bandung.

Meski baru berusia empat bulan, Kelompok Budidaya Ikan Koi Tiga sekawan mampu memberdayakan warga yang berdomisili di Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten cianjur.

Adalah Jajang,dodi dan endri penggagas berdirinya Koi Tiga sekawan Jajang merupakan warga Kampung Cibihbul Desa Bojongpicung Kabupaten Cianjur yang mampu melihat adanya potensi besar disekitar tempat tinggalnya.

“Kebetulan saya melihat banyak warga yang memiliki kolam dan sumber air sangat mendukung . Jadi, sebagai cara memberdayakan warga, maka saya bentuk kegiatan ini,” ujar jajang, kamis(,30/4).

Dengan memanfaatkan perkembangan media sosial, jajang dan kawan-kawan mampu mendistribusikan Ikan Koi hasil budidayanya.‎

“Biasanya kita jual di media sosial, atau masuk ke grup whatsapp penggemar Ikan Koi,” aku jajang.

Harga yang dipatok bervariatif. Jajang menyebut, besaran harga yang dijual tergantung pada ukuran Ikan Koi.

“Dari yang terendah, itu kisaran Rp15,000 per ekor, sampai dengan harga tertinggi mencapai Rp.2,500,000juta per ekor,” bebernya.

Jajang mengaku, tujuannya budidaya ikan koi ini agar para warga yang berada di bawah binaannya menjadi lebih mandiri.

Berkaca pada pangsa pasar yang sudah merambah wilayah ,Sukabuni,bogor ,jakarta, jajang mengaku sedang berupaya agar kegiatan budidaya Ikan Koi ini memiliki ruang pamer.

Ia berharap kegiatan ini terus berjalan. Ia bahkan bercita-cita wilayahnya bisa menjadi ‘Kampung Koi’. Di setiap rumah, warga membudidayakan ikan koi.

“Dari aspek ekonomi, ikan koi ini sebenarnya menjanjikan karena punya nilai jual tinggi. Oleh karena itu, saya punya mimpi di wilayah ini, minimal, akan hadir Kampung Koi. Bukan mustahil akan banyak orang yang berkunjung kesini untuk melihat dan berburu ikan koi,” jelasnya

(Decky)

Leave a Reply

Your email address will not be published.