Pemerintahan

Gelar Doa Lintas Agama, FPK Kabupaten Bogor Komitmen Jaga Toleransi di Bumi Tegar Beriman

Gelar Doa Lintas Agama, FPK Kabupaten Bogor Komitmen Jaga Toleransi di Bumi Tegar Beriman
Sesi Foto Forum Pembauran Kebangsaan (FKP) dengan Perwakilan Kesbangpol Kabupaten Bogor. (Foto:Riyan/PenaKu.ID).

PenaKu.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dalam menyelenggarakan kegiatan yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dari berbagai latar belakang suku dan agama. 

Kegiatan ini dipandang sebagai bukti nyata bahwa di tengah perbedaan, masyarakat Kabupaten Bogor mampu bersatu padu dan saling bergandengan tangan.

Bukti dari Perbedaan Agama di Kabupaten Bogo Bisa Bersatu Padu

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bogor, Ferdinan, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada seluruh komponen umat beragama yang terlibat.

“Ini membuktikan bahwa Kabupaten Bogor di tengah perbedaan ternyata bisa bersatu padu, saling bergandengan tangan untuk mewujudkan Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang,” ujar Ferdinan, Sabtu (24/1/2026).

Ia juga menyoroti adanya sesi doa lintas agama sebagai simbol cinta seluruh lapisan masyarakat terhadap Kabupaten Bogor, tanpa memandang suku maupun agama. Ia berharap Kabupaten Bogor dapat terus maju dan menjadi barometer kemajuan serta kejayaan di tingkat nasional.

Harapan Keberlanjutan Kegiatan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK)

Senada dengan hal tersebut, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bogor, TB Enung Sutisna, berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang. FPK diposisikan sebagai pionir dalam merajut kebersamaan melalui kegiatan-kegiatan inklusif.

“Mudah-mudahan ini terus berlanjut. Artinya, apa yang dilaksanakan FPK ini sebagai pionir untuk kegiatan-kegiatan berikutnya. Kita doakan saja ini tetap bisa berlanjut ke depannya,” ungkap Enung, Sabtu (24/1/2026).

Lebih lanjut, Enung juga membuka peluang agar kegiatan semacam ini tidak hanya terbatas pada satu momen saja, melainkan juga dapat dilakukan dalam rangka perayaan hari besar agama-agama lainnya guna memperkuat rasa toleransi dan persaudaraan di Bumi Tegar Beriman.***

Exit mobile version