PenaKu.ID – Memasuki satu tahun masa bakti, duet kepemimpinan Bupati Asep Japar (Asjap) dan Wakil Bupati Andreas menunjukkan taji dalam menahkodai ekonomi daerah. Di tengah tantangan pemangkasan dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) tahun 2026, langkah strategis yang diambil Pemerintah Kabupaten Sukabumi justru membuahkan hasil manis melalui penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perusahaan plat merah.
Kepemimpinan Adaptif di Tengah Badai Fiskal
Bupati Asep Japar, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), sejak awal menekankan pentingnya efisiensi dan inovasi di tubuh Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Alih-alih menyerah pada keadaan fiskal yang mengetat, Bupati secara konsisten mendorong para Direktur Utama untuk melakukan akselerasi kinerja demi meraih profitabilitas maksimal.
“Hasilnya nyata. Per 31 Desember 2025, empat dari enam Perumda di Kabupaten Sukabumi mencatatkan performa gemilang. Puncaknya, pada Senin (9/3/2026), dua BUMD andalan resmi menyetorkan dividen sebagai kontribusi langsung terhadap pembangunan daerah,” kata Bupati Asjap dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (10/3/2026).
Lonjakan Laba dan Setoran Dividen
Transformasi performa ini terlihat jelas pada angka-angka pertumbuhan laba yang signifikan diantaranya unit usaha (Perumda)
Laba Tahun 2024, Laba Tahun 2025
Capaian Dividen (2025)
Air Minum Tirta Jaya Mandiri (AMTJM)
– Rp6.249.286.022
– Rp9.321.494.258
– Rp3.108.251.257
Pesona Pariwisata (PP)
– Rp28.454.324
– Rp511.167.233
– Rp204.466.893
PT BPR Sukabumi
– Rp660.383.867
– Rp7.091.661.224
(Proses)
LKM Sukabumi
– Rp447.397.344
(Proses)
“Kami mengapresiasi kerja keras jajaran direksi yang telah menjawab tantangan ini dengan prestasi. Dividen ini akan langsung kita kembalikan kepada masyarakat, terutama untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur jalan di pelosok Sukabumi,” tegas Bupati Asep Japar.
Sinergi dan Transparansi
Prosesi penyerahan dividen dari Perumda AMTJM dan Perumda Pesona Pariwisata ini dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Acara tersebut turut disaksikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi, serta didampingi oleh Kabag Perekonomian, Yana Chefiana.
Kehadiran unsur Forkopimda ini menegaskan bahwa di bawah komando Bupati Asjap, pengelolaan BUMD tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas hukum.
***
