PenaKu.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno bersama Wakil Bupati Cianjur Abi Ramzi menggelar panen padi bersama di lahan sawah seluas belasan hektare di Desa Sindangjaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kegiatan panen bersama tersebut sekaligus menjadi momentum penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Kerja sama itu difokuskan pada sinergi penguatan ekonomi dan ketahanan pangan.
Rano Karno mengatakan, kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Cianjur, khususnya di sektor pangan, diawali dengan pelaksanaan panen bersama sebagai simbol komitmen kedua daerah.
Menurut Rano, kolaborasi jetahanan pangan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2020. Tahapan kerja sama dimulai dari penyusunan kesepakatan bersama, dilanjutkan dengan pengaturan teknis dan operasional.
“Tujuan kerja sama ini untuk mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Jakarta serta memastikan ketersediaan stok yang memadai guna mengendalikan inflasi daerah,” kata Rano.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kerja sama dilakukan melalui skema bisnis ke bisnis (B to B) antara badan usaha milik daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta dengan mitra usaha di Kabupaten Cianjur. Pada tahap awal, fokus diarahkan pada ketahanan pangan.
Rano menyebutkan, kebutuhan pangan DKI Jakarta setiap hari sangat besar. Sementara itu, keterbatasan lahan membuat Jakarta harus menjalin kerja sama dengan daerah penghasil pangan.
“Stok kebutuhan pangan warga DKI Jakarta jumlahnya sangat besar. Karena DKI tidak memiliki lahan pertanian, maka kami bekerja sama dengan Kabupaten Cianjur sebagai langkah awal dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar Rano.
Komoditas yang menjadi fokus kerja sama antara lain beras, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, rempah-rempah, serta komoditas pangan lainnya.
Cianjur Siap Kolaborasi Ketahanan Pangan dengan DKI
Sementara itu, Wakil Bupati Cianjur Abi Ramzi menyampaikan bahwa kerja sama tersebut akan dilaporkan kepada Bupati Cianjur. Ia menilai kolaborasi ini penting dan saling menguntungkan bagi kedua daerah.
“Kebutuhan stok pangan Provinsi DKI Jakarta setiap hari sangat besar, seperti beras, telur, cabai, bawang, dan komoditas lainnya,” kata Abi.
Ia menegaskan, dalam kerja sama ini Kabupaten Cianjur siap mengambil peran strategis sebagai daerah penyangga pangan bagi DKI Jakarta.
“Dalam kerja sama ini, Cianjur akan menjadi garda terdepan dalam memenuhi stok kebutuhan pangan warga DKI Jakarta,” pungkas Abi Ramzi.**
