PenaKu.ID – Pola makan basa atau alkaline diet sedang menjadi tren karena diklaim mampu menjaga keseimbangan pH tubuh.
Fokus utamanya adalah mengonsumsi makanan yang setelah dicerna menghasilkan zat sisa bersifat basa, bukan asam.
Memahami Konsep Makanan Basa
Banyak yang salah kaprah mengira makanan ini dilihat dari pH awalnya. Padahal, yang dihitung adalah efeknya setelah metabolisme.
Contohnya jeruk nipis; meski asam di mulut, ia menghasilkan residu basa dalam tubuh yang membantu menetralkan asam lambung.
Manfaat Makanan Basa
Dengan mengurangi makanan pembentuk asam seperti daging merah dan gula berlebih, organ tubuh bekerja lebih ringan.
Diet ini dipercaya mendukung kesehatan ginjal dan meningkatkan energi harian karena tubuh tidak perlu bekerja keras menyeimbangkan tingkat keasaman.**
