PenaKu.ID – Bernapas lewat mulut tidak hanya terjadi saat pilek atau hidung tersumbat saja.
Kondisi ini sering luput dari perhatian, padahal dapat menjadi kebiasaan yang berdampak kurang baik jika berlangsung lama serta menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, terutama pada anak dan remaja.
Pemicu Utama Bernapas Lewat Mulut
Kondisi sementara biasanya terjadi saat hidung tersumbat akibat flu, alergi, atau infeksi saluran pernapasan atas. Namun, jika kebiasaan bernapas lewat mulut berlangsung terus-menerus, kondisi ini perlu diwaspadai karena mengindikasikan adanya gangguan anatomi seperti amandel yang membesar atau deviasi septum.
Orang tua kerap menganggapnya biasa, padahal penyaringan udara menjadi tidak optimal.
Secara mekanis, kebiasaan buruk ini mengubah postur rahang dan posisi lidah. Akibatnya, pertumbuhan struktur wajah anak bisa menjadi lebih panjang atau menyempit, serta memicu pertumbuhan gigi yang tonggos atau berantakan.
Selain itu, aliran oksigen ke otak menjadi kurang efisien, yang berpotensi menurunkan konsentrasi belajar anak di sekolah.**
