PenaKu.ID – Desa Wisata Hanjeli di Desa Waluran Mandiri, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, kembali mengukir torehan manis. Desa berbasis keanekaragaman pangan lokal ini resmi mencatat sejarah baru usai disambangi perwakilan dari 45 universitas di seluruh Indonesia dengan total lebih dari 100 peserta.
Kunjungan megah yang difasilitasi oleh UPI YAI Jakarta ini dibalut dalam agenda Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Tak sekadar datang berkunjung, para akademisi dan mahasiswa terjun langsung melebur bersama warga lokal untuk saling bertukar gagasan serta menguatkan potensi desa.
Founder Desa Wisata Hanjeli, Asep Hidayat yang akrab disapa Bah Asep mengaku bersyukur atas kepercayaan besar yang diberikan kepada desanya. Bagi Bah Asep, kehadiran puluhan insan akademis ini menjadi bukti nyata bahwa eduwisata berbasis potensi lokal milik mereka punya daya tarik tersendiri di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan kepercayaan besar. Desa Wisata Hanjeli kini menjadi ruang belajar, ruang tumbuh, dan ruang kolaborasi lintas daerah,” ujar Bah Asep saat di wawancara awak media, Sabtu (5/9/2026).
Melalui kolaborasi hangat ini, seluruh elemen masyarakat Desa Hanjeli turut dilibatkan. Selain mempererat semangat gotong royong warga, momentum ini dinilai sukses membuka keran peluang baru bagi kemajuan ekonomi dan daya tarik wisata desa di masa depan.
Bah Asep pun optimistis keberhasilan acara ini akan membawa dampak jangka panjang yang menginspirasi wilayah lain di Nusantara.
“Bagi kami, ini bukan akhir, tapi awal dari langkah besar. Sebuah bukti bahwa dari desa, kita bisa menghadirkan gagasan besar untuk Indonesia. Desa Wisata Hanjeli akan terus tumbuh, bergerak, dan menginspirasi,” pungkasnya
***
