PenaKu.ID – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jawa Barat resmi menjalin kerja sama dengan PT Belaputera Intiland untuk pembangunan Gedung Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sektor Padalarang pada 2026. Kesepakatan tersebut ditandatangani di Mason Pine Hotel, Selasa (19/5/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bandung Barat memperkuat pelayanan kebakaran dan penyelamatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Padalarang dan sekitarnya.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail menegaskan pembangunan gedung Damkar bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Pembangunan Gedung Dinas Pemadam Kebakaran sektor Padalarang merupakan langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kebakaran, penyelamatan, dan kondisi kedaruratan lainnya,” kata Jeje didampingi Wakil Bupati Asep Ismail.
Kasus Kebakaran di Bandung Barat Tahun 2025
Berdasarkan data tahun 2025, angka kejadian kebakaran dan penyelamatan di KBB tergolong tinggi. Tercatat sebanyak 151 kasus kebakaran serta 1.220 kejadian penyelamatan.
Khusus di Kecamatan Padalarang, terdapat 24 kasus kebakaran yang meliputi kebakaran permukiman, lahan, hingga bangunan usaha. Selain itu, petugas juga menangani 261 kejadian penyelamatan non-kebakaran, seperti evakuasi ular, pemusnahan sarang tawon, pelepasan cincin, penanganan tumpahan oli, hingga kondisi darurat lainnya.
Menurut Jeje, tingginya jumlah kejadian tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap pelayanan cepat dan profesional semakin mendesak.
Karena itu, keberadaan sarana pendukung dinilai menjadi kebutuhan penting untuk menunjang kesiapsiagaan petugas dan operasional layanan selama 24 jam.
“Gedung representatif akan meningkatkan kesiapsiagaan petugas sekaligus menunjang operasional pelayanan 24 jam,” ujarnya.
Selain pembangunan gedung, Pemkab Bandung Barat juga mendorong penguatan sarana dan prasarana pemadam kebakaran. Sejumlah kebutuhan prioritas yang disoroti antara lain penambahan unit mobil pemadam dan rescue, sistem komunikasi, hydrant, hingga perlengkapan teknis operasional lainnya.
Jeje berharap kolaborasi tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas layanan kebakaran dan penyelamatan di Bandung Barat.
“Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tuturnya.
Pembangunan Gedung Damkar sektor Padalarang juga disebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Bandung Barat “Bandung Barat AMANAH”, yakni Agamis, Maju, Adaptif, Nyaman, Aspiratif, dan Harmonis.
Gedung Damkar Bandung Barat Berdampingan dengan KONI
Sementara itu, Direktur PT Belaputera Intiland, Ryan Brasali mengatakan gedung Damkar tersebut akan dibangun di kawasan Kota Baru Parahyangan, tepat di samping Gedung KONI KBB.
Ryan menjelaskan lahan yang digunakan merupakan fasilitas sosial dan fasilitas umum, sedangkan pembangunan gedung dilakukan melalui program CSR Kota Baru Parahyangan.
“Terkait gedung Damkar ini otomatis akan menambah pelayanan baik untuk penghuni Kota Baru maupun masyarakat Bandung Barat agar merasa lebih tenang dan nyaman,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan unit Damkar Padalarang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, tidak hanya dalam penanganan kebakaran tetapi juga berbagai situasi darurat lainnya.
Penandatanganan kerja sama tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bandung Barat, jajaran manajemen Kota Baru Parahyangan, Plh Sekretaris Daerah KBB, Dinas Lingkungan Hidup KBB, Bapelitbangda KBB, Bapenda KBB, Dinas Damkar KBB, para kepala perangkat daerah, Camat Padalarang, serta sejumlah tamu undangan lainnya.**
