PenaKu.ID – Penjaga gawang Trabzonspor, André Onana, dilaporkan selamat dari kecelakaan lalu-lintas yang melibatkan sejumlah kendaraan di distrik Yomra, Trabzon, Turki, Kamis (22/10/2026) malam. Onana bersama anggota keluarganya yang berada di dalam mobil disebut tidak mengalami cedera dalam insiden tersebut.
Laporan Reuters pada Jumat (23/10/2026), menyebutkan kendaraan yang ditumpangi kiper asal Kamerun itu ditabrak dari belakang oleh mobil lain. Akibat benturan tersebut, kendaraan André Onana terdorong hingga menabrak mobil yang berada di depannya.
Presiden Trabzonspor, Ertuğrul Doğan, juga dilaporkan telah mengonfirmasi bahwa kondisi Onana baik-baik saja setelah kecelakaan tersebut. Meski demikian, informasi lebih lanjut mengenai penyebab insiden dan hasil pemeriksaan pihak berwenang masih perlu menunggu konfirmasi resmi.
Kecelakaan André Onana Terjadi Seusai Laga Trabzonspor
Insiden tersebut terjadi setelah Onana memperkuat Trabzonspor dalam pertandingan UEFA Conference League melawan klub Skotlandia, Heart of Midlothian atau Hearts. Dalam pertandingan itu, Trabzonspor meraih kemenangan dengan skor 2-0.
Kecelakaan yang melibatkan sang penjaga gawang menjadi perhatian karena berlangsung tidak lama setelah ia menyelesaikan tugasnya bersama klub dalam kompetisi Eropa.
Onana, yang kini berusia 30 tahun, memperkuat Trabzonspor dengan status pinjaman dari Manchester United. Sebelum berkiprah di sepak bola Inggris, ia pernah membela Ajax Amsterdam dan Inter Milan.
Ia bergabung dengan Manchester United pada 2023. Perjalanannya bersama klub Inggris tersebut kemudian diwarnai persaingan untuk mendapatkan tempat utama di bawah mistar gawang sebelum melanjutkan kariernya bersama Trabzonspor.
Kronologi Kecelakaan André Onana Masih Menunggu Kepastian
Berdasarkan laporan awal yang dikutip Reuters, mobil yang membawa Onana ditabrak dari belakang sebelum menghantam kendaraan lain. Namun, penyebab pasti kecelakaan tersebut belum dapat disimpulkan hanya dari informasi awal yang beredar.
Belum tersedia informasi terverifikasi yang cukup untuk memastikan faktor pemicu insiden, pihak yang bertanggung jawab, ataupun ada tidaknya pelanggaran lalu-lintas.
Karena itu, kronologi awal perlu dibedakan dari hasil penyelidikan resmi. Informasi mengenai tingkat kerusakan kendaraan dan kemungkinan dampak kecelakaan terhadap aktivitas profesional Onana juga belum dapat dipastikan berdasarkan keterangan yang tersedia.
Sejauh informasi dalam laporan Reuters tertanggal 23 Oktober 2026, kabar utama dari insiden tersebut adalah Onana dan keluarganya dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera.** (tds)








